Selasa, 11 Desember 2018
Follow:
 
Bupati dan Sekda Inhil Beda Pandangan?

Elfi | Sport
Selasa, 17/07/2018 | 13:33:27 WIB
TEMBILAHAN, LIPO - Tak seperti biasa, kali ini Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil H Said Syarifuddin, berbeda pandangan. 


Namun bukan soal visi dan misi pembangunan, melainkan soal dukungan terhadap tim sepak bola dalam piala dunia 2018 yang mempertemukan Francis kontra Kroasia.


"Saya dukung Kroasia, karena materi pemainnya bagus-bagus,"ungkap Bupati Inhil HM Wardan, saat nonton bareng final piala dunia 2018 antara Francis Vs Kroasia, di halaman kantor Bupati Jalan Akasi Tembilahan, Ahad (15/7).


Disamping hal itu, Bupati yang dikenal sangat agamis ini juga menyukai gaya bermain gelandang tim Kroasia, Luca Modric. Menurut Bupati, pemain satu itu memiliki gaya bermain yang cukup tenang. 


Dalam memberikan dukungan, ternyata Bupati tidak sendiri. Sebab, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Inhil, Susilo juga menyukai pola permainan Kroasia. Dua tokoh itu, sama-sama suka menyaksikan gaya permainan Luca Modric. 


Walau hasil akhirnya pertandingan itu dimenangkan oleh Francis dengan hasil 4-2, namun menurut Bupati itulah sebuah kompetisi yang harus ada hasil menang dan kalah. Pertandingan itu sangat memberikan hiburan bagi masyarakat. 


"Apapun hasilnya, yang jelas pertandingan ini merupakan sebuah hiburan dan sarana untuk mempererat hubungan silaturahim kita dengan masyarakat,"paparnya.


Bupati, mengapresiasi PWI Inhil dan GGTV yang sudah mengadakan hiburan acara nonton bareng final piala dunia  2018. Dia berharap iven-iven lain juga dapat dilaksanakan hiburan serupa, sehingga menambah kedekatan anatar masyarakat. 


Sementara itu, Sekda Inhil H Siad Syarifuddin, yang mendukung Francis, cukup puas dengan hasil akhir pertandingan pada malam itu. Artinya tidak sia-sia, jika dia memberikan dukungan kepada tim sepak bola Francis. 


"Di Francis banyak anak-anak muda yang dimainkan, seperti Mbape, Paul Pogba dan lainnya. Ini yang membuat saya mendukung tim Francis,"jelas Sekda. 


Sekda mengakui bahwa pola pernainan Kroasi cukup bagus dan terus menekan. Namun itulah kelebihan Francis, bisa keluar dari tekanan, sehingga mempu memenangkan pertandingan yang cukup bergengsi di Dunia itu.


Dia menegaskan bahwa kekompakan tim itu hal yang utama untuk mencapai sesuatu. Oleh karenanya, dia mengajak masyarakat Inhil selalu menjaga kekompakan dan perdamaian. (lipo*7)



Berita Lainnya :
 
  • Berkas Dakwaan Korupsi Alkes di RSUD AA Rampung, Pekan Depan, Lima Tersangka Disidang
  • Wabup Inhil Tinjau Kondisi Jalan Sungai Beringin Yang Dikeluhkan Masyarakat
  • Menyambut HPN dan HUT PWI ke-73, Pengurus PWI Riau Roadshow ke PT BSP
  • Korem 031/WB Akan Gelar Operasi Bibir Sumbing dan Katarak Gratis
  • Ini 10 Nama Calon Komisioner KPU Riau, Petahana Kembali Tersingkir
  • Ratusan Rumah dan Puluhan Fasilitas Umum di Kuansing Terendam Air
  • Perusahaan di Pekanbaru Wajib Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
  • Grogi Sebelum Menikah, Daus Mini: Lebih Baik Ngelawak
  • Madrid Menang Tipis 1-0 atas Huesca
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index