Rabu, 29 Januari 2020
Follow:
 
Sempat Kesulitan, Marcus/Kevin Akui Kualitas Chia/Soh

alfi | Sport
Sabtu, 27/07/2019 | 07:08:27 WIB
Ganda putra andalan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo/okz
TERKAIT:
TOKYO, LIPO - Ganda putra andalan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, sudah memastikan satu tiket ke semifinal Jepang Open 2019. Marcus/Kevin menaklukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, pada perempatfinal dalam rubber gim yang berakhir dengan skor 21-14, 22-24 dan 21-15.

Pada pertandingan yang berlangsung 48 menit itu, Marcus/Kevin mengakui kehebatan dan ketangguhan dari Chia/Soh. Pasalnya, The Minions –julukan Marcus/Kevin– sempat dibuat kerepotan oleh permainan Chia/Soh terutama pada gim kedua.

Pertandingan berjalan mulus untuk Marcus/Kevin pada gim pertama karena mereka mampu unggul dengan skor cukup telak. Akan tetapi, masalah mulai menghampiri Marcus/Kevin pada gim kedua karena banyak melakukan kesalahan sendiri.

Marcus/Kevin sejatinya memulai gim kedua dengan cukup baik karena mampu unggul 8-2 atas sang lawan. Akan tetapi, Chia/Soh peralahan-lahan mampu menipiskan skor dan itu membuat Marcus/Kevin ingin segera mengakhiri gim kedua.

Keputusan itu justru menjadi bumerang untuk Marcus/Kevin karena mereka banyak melakukan kesalahan sendiri yang dimanfaatkan secara maksimal oleh Chia/Soh. Marcus/Kevin akhirnya harus merelakan gim kedua untuk ganda putra Malaysia tersebut. Akan tetapi, The Minions langsung memperbaiki kesalahan yang dilakukan mereka pada gim penentuan sehingga mampu menyegel kemenangan atas Chia/Soh.

Di gim pertama kami bermain cukup baik dan pada gim kedua juga sudah unggul terus, tapi kami kemudian banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga lawannya lebih nggak gampang dimatikan. Bukan cuma lawan mereka, tapi kami harus siap lawan siapa pun juga, sudah antisipasi bakal ramai. Sekarang kekuatan sudah merata, jadi antisipasinya ramai, " kata Kevin, seperti yang dikutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (27/7/2019).

"Mereka (Chia/Soh) defense-nya bagus, nggak gampang mati. Di akhir gim kedua, kami buru-buru ingin menyelesaikan, tapi kami malah membuat kesalahan sendiri. Kami lebih mengontrol lawan di gim ketiga. Kami tidak mau cepat-cepat mematikan lagi, soalnya mereka nggak mudah dimatikan dalam satu, dua atau tiga pukulan. Kami harus lebih sabar,” tutup Marcus.(lipo*3/okz)













Berita Lainnya :
 
  • Desak Tuntaskan Dugaan Ijazah Palsu, PP & Mahasiswa Kuansing Geruduk Sejumlah Instansi
  • Abdul Wahid Pertanyakan Kebijakan BBM 1 Harga
  • Dirjen Imigrasi Dicopot karena Dinilai Yasonna Lalai
  • Kelompok Tani Rimpian Makmur Kembangkan Kolam Budidaya Ikan Jadi Tempat Wisata
  • Soal Pembayaran Insentif RT/RW 2019 di Pekanbaru, Ini Kata Wako Firdaus
  • Antisipasi WNA Ilegal, Pemko Pekanbaru Gandeng Imigrasi
  • Analisa BMKG, Hari Ini, Hujan Disertai Petir akan Mengguyur Riau
  • Stadion Utama Riau Batal Gelar Piala Dunia U-20, Pemprov Riau Diminta Introspeksi Diri
  • Donor Darah PWI Riau Lampaui Target, Zulmansyah Sampaikan Apresiasi
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index