Rabu, 19 09 2018
Follow:
 
Pejuang ISIS Tertua Berumur 81 Tahun

beye | Internasional
Rabu, 01/06/2016 | 14:38:53 WIB
DAMASKUS (Lipo)-ISIS dikabarkan telah merilis pejuang tertuanya. Ia adalah seorang kakek Cina berusia 81 tahun yang berasal dari Xinjiang.

Kakek itu diketahui bernama Muhammed Amin. Dalam gambar terbaru, tampak ia sedang memegang senapan AK47 sambil diwawancarai oleh seorang pria tak dikenal.

Ia mengaku bergabung dengan ISIS setelah putranya tewas dalam pertempuran di Suriah.  "Saya hijrah ditemani empat cucu saya, putri dan suami saya," ujarnya.

Menurut penuturan sang kakek, ia ikut dalam pelatihan, namun belum sampai ke pertempuran. "Saya bergabung ke kamp pelatihan ISIS meski usia sudah lanjut. Saya berlari dan berguling."

Baca juga, Libya Kandidat Kuat Markas Baru ISIS.

Ia mengaku sudah meminta izin untuk berperang. Namun tak juga diizinkan. Video itu diyakini dibuat di Suriah. Dalam salah satu cuplikan video tampak juga siswa duduk di kelas dengan topi berlogo ISIS. 

Video dirilis di tengah gempuran pasukan Irak dan sekutu di basis ISIS di Fallujah. ISIS dikabarkan sedang terdesak dan menggunakan perisai warga sipil. (Lipo*2/Rol)



Berita Lainnya :
 
  • Terkait Gugatan Lahan SD 006 Tagaraja Kateman, Ini Penjelasan Kadisdik Inhil
  • Bawaslu Riau Evaluasi Pengawasan Pilgubri 2018 Untuk Persiapan Pemilu 2019
  • Sitas Sebut Penyegelan SDN 006 Tagaraja Melanggar Hukum
  • Tingkat Disiplin ASN Rendah, Ini Penegasan Setwan DPRD Kuansing
  • Kalahkan Ronaldo, Messi Cetak 8 Hattrick di Liga Champions
  • Mogok Mengajar Meluas, Pemerintah Harus Respons Guru Honorer
  • Rupiah Kembali Tertekan
  • UNRI Persiapkan Rumah Adat Kenegerian Sentajo Sebagai Destinasi Wisata Budaya
  • Pemuda BNN Diharap Jadi Contoh Generasi Muda Jauhi Narkoba
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index