Senin, 18 November 2019
Follow:
 
Israel Tangkap 215 Perempuan Palestina

beye | Internasional
Selasa, 14/06/2016 | 14:03:36 WIB
YERUSALEM (Lipo)-Palestinian Prisoners Centre for Studies (PPCS) melaporkan bahwa Israel telah menangkap 215 perempuan Palestina. Banyak yang ditahan sejak Oktober lalu termasuk anak-anak dan wanita lanjut usia.

Dilansir Middle East Monitor, Senin (13/6), juru bicara PPCS Riyad Al-Ashqar mengatakan telah ada peningkatan signifikan dalam penargetan perempuan Palestina. PPCS mencatat setidaknya ada satu penangkapan perempuan setiap harinya.

Beberapa perempuan yang ditangkap telah dibebaskan, namun beberapa lainnya masih ditahan. Ada pula yang ditahan secara adminsitratif atau di rumah sakit penjara karena terluka saat penangkapan.

Baca Juga: Marah Melihat Pria Berciuman jadi Motif Penembakan Kelab Gay Florida

Saat ini ada 68 perempuan Palestina yang masih berada di penjara-penjara Israel, termasuk 11 orang terluka dan 18 anak di bawah umur.

Tahanan perempuan termuda berusia 14 tahun dan ditembak saat penangkapan. Empat perempuan lain ditahan di bawah penahanan administratif dengan tuduhan melakukan penghasutan. (Lipo*2/Rol)




Berita Lainnya :
 
  • Polda Riau Meringkus Tiga Pelaku Pencurian Minyak Mentah
  • Bicara di Pertemuan Menhan ASEAN, Ini Pidato Prabowo
  • Portugal Amankan Tiket Putaran Final Piala Eropa 2020
  • Dekat & Menarik, Andi Putra Dukung Danau Sungai Soriak Jadi Obyek Wisata
  • Kota Bekasi Sabet Juara Tim, Bupati Siak Resmi Tutup Serindit Race 2019
  • Hadiri Peringatan Maulid Nabi di KHS, Warga Tarbiyah Doakan AP Jadi Bupati
  • Taman Labuai Pekanbaru Memprihatinkan, Gapura Nyaris Roboh
  • Pemprov Riau Serahkan Bankeu, Syamsuar: Untuk Operasional Camat
  • Terkait Desa Fiktif, DPR Akan Panggil Tito Karnavian
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index