Minggu, 25 08 2019
Follow:
 
Di India 79 Orang Tewas Tersambar Petir

beye | Internasional
Rabu, 22/06/2016 | 16:11:16 WIB
NEW DELHI (Lipo)-Hujan lebat disertai petir melanda beberapa wilayah di negara bagian India, yaitu Bihar, Jharkhand, dan Madhya Pradesh sejak Selasa (21/6) malam. Setidaknya 79 orang tewas karena terkena sambaran petir.

Dilaporkan media setempat, 53 orang tewas di Bihar. Sementara 10 orang tewas di Jahrkhand, dan 16 lainnya di Madhya Pradesh. Kebanyakan mereka yang terkena sambaran petir merupakan pekerja di peternakan.

Saat kejadian berlangsung, pekerja tersebut masih berada di luar ruangan. Padahal, hujan lebat yang terjadi di negara tersebut memang sering kali disertai dengan petir yang membahayakan.

Baca Juga: Inilah Walikota Perempuan Pertama di Roma

Bahkan, sejak 2005 lalu tercatat setidaknya ada 2000 orang tewas akibat terkena sambaran petir. India menerima sekitar 80 persen curah hujan setiap tahunnya.

Biasanya, musim hujan di negara Asia Selatan itu berlangsung antara Juni hingga September. (Lipo*2/Rol)





Berita Lainnya :
 
  • Abah SU Terima Kunjungan Panglima Tinggi dan Jajaran Pengurus LBDH
  • Kebakaran Pasar Terapung Tembilahan, Pemda Akan Segera Cari Solusi Bagi Pedagang
  • Tabrak Tronton Parkir di Rohil, 5 Penumpang Bus PMH Meninggal Dunia
  • Lepas Kontingan O2SN Riau ke Semarang dan Aceh, Ini Harapan Gubri Syamsuar
  • Ancam Tembak Kasatpol PP Pekanbaru, Pejabat BNN Ngaku Cuma Bawa Pistol Air
  • Indonesia Pastikan Tiket Final Ganda Putra Kejuaraan Dunia
  • Juara Bertahan Siposan Rimbo dan Limbago Melaju ke Hari Ketiga, Singa Kuantan Tumbang
  • Dinilai Punya Potensi, Sekda Kabupaten Siak Bahas Usaha Ekonomi Kreatif
  • Cak Imin Restui Ade Agus Hartanto Maju di Pilkada Inhu 2020
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index