Selasa, 23 Oktober 2018
Follow:
 
Kronologi Teror Bom Bunuh Diri di Bandara Turki

beye | Internasional
Rabu, 29/06/2016 | 16:39:56 WIB
ISTANBUL (Lipo)-Serangan teror kembali melanda Turki. Bom bunuh diri dan serangan tembakan membabi buta menewaskan 36 jiwa dan melukai lebih dari 140 orang lainnya di Bandara Ataturk, Istanbul, pada Selasa (28/6).

Dilansir laman BBC News, Rabu (29/6), belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan. Namun Perdana Menteri Turki Binali Yildrim mengatakan ada tanda-tanda awal keterlibatan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dalam serangan.

Serangan diperkirakan terjadi pada pukul 22.00 waktu setempat. Pejabat berwenang mengatakan tiga pelaku awalnya melepaskan tembakan di dekat titik masuk ke terminal bandara. Polisi yang menyadari aksi penembakan tersebut merespons dengan menembaki pelaku.

Rekaman yang muncul di media sosial menunjukkan seorang polisi menembak salah satu pelaku penyerangan. Pelaku yang sempat jatuh ke lantai kemudian meledakkan diri tak lama setelah polisi berusaha melumpuhkannya.

Saksi mata Paul Roos mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa ia dijadwalkan terbang ke Afrika Selatan saat penyerangan terjadi. Namun saat menuju terminal keberangkatan, di eskalator ia mendengar bunyi tembakan.

"Ada orang berkeliaran di sekitar (bandara), ia berpakaian serba hitam dan membawa pistol," kata Roos. Pelaku disebut-sebut menggunakan senapan Kalashnikov saat serangan berlangsung.

Bandara Ataturk memang telah lama dipandang sebagai sasaran yang rentan serangan. Menurut data tahun 2015, lebih dari 61 juta penumpang bepergian melalui bandara tersebut.

Serangan di bandara Turki bukan kali ini saja terjadi. Pada Desember 2015 lalu, ledakan juga terjadi di Bandara Sabiha Gokcen dan menewaskan seorang petugas kebersihan. Namun serangan saat itu diklaim oleh kelompok militan Kurdi Kurdistan Freedom Falcons (TAK).

Menanggapi serangan terbaru di Istanbul, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan serangan harus menjadi titik balik dalam perang melawan kelompok militan.

"Bom yang meledak di Istanbul hari ini bisa terjadi di bandara di kota-kota di seluruh dunia," katanya.

Amerika Serikat juga merespons serangan dengan mengatakan hal itu merupakan tindakan keji. AS menyatakan akan tetap setia mendukung Turki. Sementara Menteri Luar Negeri Jerman Frank Walter Steinmeier mengatakan turut berduka untuk keuarga korban.(Lipo*2/Rol)



Berita Lainnya :
 
  • KPK RI Kumpulkan Lima Kepala Bapenda di Bank Riau Kepri
  • Bupati Mursini Sampaikan 3 Langkah Strategis Saat Peringatan Hari Koperasi ke-71
  • Hadiri Doa Padang, Ini Harapan Bupati Kuansing pada Petani
  • Rampok di Sumber Jaya Kuansing, Todongkan Pistol ke Istri Korban, Uang Rp500 Juta Melayang
  • Dihantam Badai, Seorang Nelayan Hilang di Perairan Selat Bengkalis
  • Pilih Pengurus Baru, PWI Kabupaten Bengkalis Gelar Konferkab IV
  • Disnakertrans Riau Tetapkan UMP Tahun 2019 Rp2.662.025
  • Diikuti 32 Grup, KomPOr GAS Gelar Tanding Gasing Bagi Pecinta Permainan Rakyat
  • Wakapolres Janji Akan Selidiki Tuntas Penyebab Kematian Erizin Warga Teluk Pinang
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index