Kamis, 25 April 2019
Follow:
 
Penjagaan Kota Makkah Diperketat Usai Ledakan

alfi | Internasional
Selasa, 05/07/2016 | 08:37:26 WIB
Makkah, LIPO-Serangan bom kembali melanda Arab Saudi. Insiden pada Senin (4/7) itu terjadi di pos polisi dekat Masjid Nabawi dan masjid di kota Qatif. Untuk sementara dilaporkan adanya imbauan untuk tak boleh memasuki kota Madinah.

Inne, seorang warga Indonesia (WNI) yang sedang melakukan ibadah umrah di Makkah mengatakan telah mendengar berita mengenai serangan bom di Madinah. Menurutnya, untuk sementara waktu ada imbauan yang mengatakan larangan memasuki Madinah.


"Iya saya sudah dengar beritanya, bahkan ada imbauan untuk sementara tidak boleh memasuki Madinah," kata Inne kepada Republika.co.id, Selasa (5/7).

Inne menambahkan penjagaan di kota Makkah juga semakin diperketat pascaledakan di Madinah.

Insiden serangan bom kembali melanda Arab Saudi. Kali ini serangan terjadi di dekat pos polisi Masjid Nabawi di Madinah dan masjid di kota Qatif. Sebelumnya di hari yang sama, insiden serangan bom juga terjadi di dekat Konsulat Amerika Serikat di Jeddah.(lipo*3/rol)




Berita Lainnya :
 
  • Kunker ke Kodim 0314/Inhil, Danrem 031/WB Beri Arahan ke Prajurit
  • Pasca Pemilu, Situasi Tetap Aman dan Kondusif, Sekda Bengkalis Ucapkan Terima kasih Kepada Semua Pi
  • Pantau Pelaksanaan Ujian Nasional di Sejumlah Sekolah, Ini Harapan Bupati Mursini
  • PSU dan PSL Digelar Serentak di Riau, KPPS Diberi Honor Lagi
  • KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Menag Terkait Kasus Romi
  • Besok, Mitsubishi Akan Luncurkan 2 Model XPander Berbeda Aliran
  • Desa Muntai Bengkalis Gelar MMD, Ini Yang Dibahas
  • Pegawai dan Staf Imigrasi Bengkalis Cek Kesehatan Sekaligus Tes Urine
  • Konservasi Sastra, Pusat dan Daerah Harus Sinergi
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index