Kamis, 21 Februari 2019
Follow:
 
PBB Minta Sudan Selatan Akhiri Pertempuran
Ratusan Orang Tewas

alfi | Internasional
Senin, 11/07/2016 | 10:17:50 WIB
New york, LIPO-Dewan Keamanan PBB menyerukan pihak bertikai di Sudan Selatan mengakhiri pertempuran dan mencegah penyebaran kekerasan, Senin (11/7).

Dalam pernyataan, DK PBB mengutuk pertempuran yang terjadi dan mengungkapkan rasa terkejutnya atas serangan di fasilitas PBB. DK juga meminta tambahan pasukan penjaga perdamaian.

Ratusan orang dilaporkan tewas dalam bentrokan sejak Jumat. Pasukan yang setia kepada Wakil Presiden Rick Machar mengatakan pasukan pemerintah menyerang posisi mereka di Ibu Kota Juba.

Juru bicara Machar mengatakan kepada BBC, Ahad lalu negaranya kembali terjerumus dalam perang. Namun, Menteri Informasi Michael Makuei Lueth menggambarkan laporan tersebut tidak jujur.

Misi PBB mengatakan ratusan orang mengungsi di kompleknya. Kekerasan ini meningkatkan ketakutan adanya instabilitas baru.

Bnetrokan pada Jumat tampaknya dipicu perang mulut antara pengawal Presiden Salva Kiir dan Machar. Sedikitnya 150 orang tewas.

Kiir dan Machar bertemu di istana presiden pada hari yang sama dan menyerukan agar semua pihak tenang.(lipo*3/rol)




Berita Lainnya :
 
  • Setibanya di Pekanbaru, Ini Kegiatan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau
  • 237 Berkas PPPK Dinyatakan Lulus Admistrasi Oleh BKPP Bengkalis
  • Masyarakat Inhil Diajak Cintai dan Muliakan Ulama
  • Bupati Inhil Pimpin Rapat Penyelesaian Somasi Kredit Poktan Dengan BNI
  • Bupati Inhil Ungkap Keprihatinan Atas Kebakaran di Sungai Guntung
  • Riau Dapat Hibah Pembangunan Asrama Haji Tiga Blok
  • Hujan akan Mengguyur Riau, Masyarakat Diminta Waspada
  • Presiden Jokowi Resmi Lantik Syamsuar-Edy Natar Jadi Gubri dan Wagubri Periode 2019-2024
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index