Kamis, 21 Februari 2019
Follow:
 
Pemberontak dengan Pasukan Turki Kembali Bentrok

alfi | Internasional
Senin, 18/07/2016 | 09:48:19 WIB
Konya, LIPO-Sempat kembali terjadi bentrok antara para pemberontak (yang ikut kudeta militer) dengan pasukan keamanan Turki di pangkalan udara yang berlokasi di Kota Konya pada Minggu 17 Juli 2016.

“Kami dapat membenarkan memang ada bentrokan di pangkalan udara di Konya antara pasukan keamanan dengan pemberontak yang menolak untuk ditangkap,” ujar pejabat Turki, sebagaimana dikutip dari AFP, Senin (18/7/2016).

Pejabat tersebut juga menambahkan bahwa sempat ada insiden yang terjadi di Bandara Sabiha Gokcen, Istanbul. Insiden tersebut terjadi ketika polisi menembakkan tembakan peringatan ke arah pemberontak yang menolak untuk ditangkap.

Namun, insiden itu segera berakhir ketika para pemberontak akhirnya menyerahkan diri.

Selain itu, Arab Saudi dikabarkan telah menahan atase militer Turki di Kuwait atas permintaan pemerintah Turki. Dilaporkan, ia ditangkap atas tuduhan terlibat dalam kudeta militer yang terjadi beberapa hari yang lalu.

Pihak Kerajaan Saudi menangkapnya ketika ia sedang berada di Bandara Dammam yang berlokasi di Provinsi Timur Arab Saudi.(lipo*3/okz)



Berita Lainnya :
 
  • Setibanya di Pekanbaru, Ini Kegiatan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau
  • 237 Berkas PPPK Dinyatakan Lulus Admistrasi Oleh BKPP Bengkalis
  • Masyarakat Inhil Diajak Cintai dan Muliakan Ulama
  • Bupati Inhil Pimpin Rapat Penyelesaian Somasi Kredit Poktan Dengan BNI
  • Bupati Inhil Ungkap Keprihatinan Atas Kebakaran di Sungai Guntung
  • Riau Dapat Hibah Pembangunan Asrama Haji Tiga Blok
  • Hujan akan Mengguyur Riau, Masyarakat Diminta Waspada
  • Presiden Jokowi Resmi Lantik Syamsuar-Edy Natar Jadi Gubri dan Wagubri Periode 2019-2024
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index