Jum'at, 28 Februari 2020
Follow:
 
Pemberontak dengan Pasukan Turki Kembali Bentrok

alfi | Internasional
Senin, 18/07/2016 | 09:48:19 WIB
Konya, LIPO-Sempat kembali terjadi bentrok antara para pemberontak (yang ikut kudeta militer) dengan pasukan keamanan Turki di pangkalan udara yang berlokasi di Kota Konya pada Minggu 17 Juli 2016.

“Kami dapat membenarkan memang ada bentrokan di pangkalan udara di Konya antara pasukan keamanan dengan pemberontak yang menolak untuk ditangkap,” ujar pejabat Turki, sebagaimana dikutip dari AFP, Senin (18/7/2016).

Pejabat tersebut juga menambahkan bahwa sempat ada insiden yang terjadi di Bandara Sabiha Gokcen, Istanbul. Insiden tersebut terjadi ketika polisi menembakkan tembakan peringatan ke arah pemberontak yang menolak untuk ditangkap.

Namun, insiden itu segera berakhir ketika para pemberontak akhirnya menyerahkan diri.

Selain itu, Arab Saudi dikabarkan telah menahan atase militer Turki di Kuwait atas permintaan pemerintah Turki. Dilaporkan, ia ditangkap atas tuduhan terlibat dalam kudeta militer yang terjadi beberapa hari yang lalu.

Pihak Kerajaan Saudi menangkapnya ketika ia sedang berada di Bandara Dammam yang berlokasi di Provinsi Timur Arab Saudi.(lipo*3/okz)



Berita Lainnya :
 
  • Hanya Dua Nama Mendaftar Maju Calon Ketua Golkar Riau
  • PWI Riau Peduli Jenguk Wartawan Tertua, Wartawan Sakit dan Berbagi
  • Besok Cabor Bulutangkis Porwada Riau Dipertandingkan
  • SMSI Raih Penghargaan MURI
  • Kader Muda Golkar Serahkan Kertas Print KTA PAN Syamsuar ke Kantor Golkar
  • Merasa Dihalangi, Massa BAPAK-R Tunda Aksi ke Polda Riau
  • Kalemdiklat Polri: Tanamkan Jadi Polisi yang Baik
  • Dikabarkan Sekolompok Massa Demo Polda Riau terkait Dugaan Korupsi di Bengkalis
  • Petahana Andi Rachman Daftar Calon Ketua Golkar
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index