Minggu, 24 Maret 2019
Follow:
 
50 Warga Suriah Tewas Dalam Serangan Bom Truk

beye | Internasional
Kamis, 28/07/2016 | 23:19:27 WIB
QAMISHLI (Lipo)-Ledakan bom yang berasal dari sebuah truk besar terjadi wilayah timur laut Suriah, tepatnya di Qamishli. Dalam peristiwa yang terjadi di kota yang dekat dengan perbatasan Turki itu, hampir 50 orang tewas dan puluhan lainnya terluka.

Serangan bom ini juga terjadi di dekat markas pasukan keamanan Kurdi. Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengaku berada di balik serangan yang paling mematikan terjadi dalam beberapa tahun terakhir di wilayah tersebut.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (HAM) mengatakan ada kemungkinan jumlah korban tewas meningkat. Sementara itu, media pemerintah di negara itu menyebutkan korban tewas adalah sebanyak 44 orang.

Baca Juga: Gulen Minta AS Agar Tak Diektradisi ke Turki

Selama ini, wilayah di sekitar Qamishli dan Provinsi Hasaka, Suriah dilaporkan dikontrol oleh pasukan Kurdi. Mereka merebut daerah-daerah yang tahun lalu dikuasai oleh ISIS. (Lipo*2/Rol)

Sumber : Reuters



Berita Lainnya :
 
  • DAK Fisik Kuansing 2019 Capai Rp131,5 Miliar, Ini Kata Mursini
  • Launching Aplikasi e-Sikap Versi Dua, Kadis Kominfo: Ini Fungsinya
  • Dinas PUPR Pekanbaru Diminta Segera Perbaiki Jalan Rusak
  • Hadapi Pemilu, Sekda Bengkalis Imbau Masyarakat dan ASN Tidak Share Berita Bohong
  • Jelang Pemilu April Mendatang, Polres Kuansing Gelar Apel Pasukan
  • Dapatkan Informasi Kondisi Cuaca, Kuansing Perlu Alat HVHS
  • UKW PWI 2019 Berjalan Sukses, SKK Migas Sumbagut Janji Terus Menyuport
  • 100 Hari Kerja Bupati dan Wabup Inhil, 240 Masyarakat Ikuti Operasi Katarak Gratis
  • Bawaslu Kuansing Laksanakan Bimtek TOT Bagi Fasilitator Panwaslu Kecamatan
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index