Senin, 18 November 2019
Follow:
 
Jatuhnya Heli Rusia Dibalas Serangan Gas Beracun

alfi | Internasional
Selasa, 02/08/2016 | 10:00:46 WIB
IDLIB, LIPO-Pada Senin, 1 Agustus 2016 waktu setempat, sebuah helikopter Mil Mi-8 milik Rusia yang membawa bantuan kemanusiaan menuju Aleppo, ditembak jatuh saat terbang di udara Provinsi Idlib.

Diduga, heli Rusia itu ditembak jatuh kelompok pemberontak, baik di Idlib maupun di kawasan Saraqib, barat laut Suriah.

Namun tak lama berselang, datang laporan bahwa serangan balasan dilancarkan ke wilayah tersebut oleh sejumlah heli militer Suriah.

Sejumlah aktivis dan sumber pertahanan sipil setempat menyatakan, 50 serangan udara dilancarkan ke Saraqib yang diikuti serangan gas klorin yang terkandung dalam bom barel.

“Sebuah helikopter rezim (pemerintahan Presiden Bashar al-Assad) menjatuhkan dua bom barel yang berisi gas beracun ke kawasan sipil di Saraqib Tengah,” tutur sumber milisi sipil yang tak disebutkan namanya.

“Serangan itu menyebabkan 15 kasus sesak nafas, kebanyakan wanita dan anak-anak. Para korban dilarikan ke rumah sakit pusat kota,” lanjutnya, dilansir Al Araby, Selasa (2/8/2016).(lipo*3/rol)




Berita Lainnya :
 
  • Polda Riau Meringkus Tiga Pelaku Pencurian Minyak Mentah
  • Bicara di Pertemuan Menhan ASEAN, Ini Pidato Prabowo
  • Portugal Amankan Tiket Putaran Final Piala Eropa 2020
  • Dekat & Menarik, Andi Putra Dukung Danau Sungai Soriak Jadi Obyek Wisata
  • Kota Bekasi Sabet Juara Tim, Bupati Siak Resmi Tutup Serindit Race 2019
  • Hadiri Peringatan Maulid Nabi di KHS, Warga Tarbiyah Doakan AP Jadi Bupati
  • Taman Labuai Pekanbaru Memprihatinkan, Gapura Nyaris Roboh
  • Pemprov Riau Serahkan Bankeu, Syamsuar: Untuk Operasional Camat
  • Terkait Desa Fiktif, DPR Akan Panggil Tito Karnavian
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index