Sabtu, 19 Januari 2019
Follow:
 
Mahathir Akui Perintahkan Cegah Najib ke Luar Negeri

alfi | Internasional
Sabtu, 12/05/2018 | 17:12:23 WIB
KUALALUMPUR, LIPO - Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad mengakui dirinya yang memerintahkan agar mantan PM Najib Razak dan istrinya, Rosmah Mansor, dicegah ke luar negeri. Saat ditanya apakah pencegahan terkait penyelidikan skandal korupsi, Mahathir enggan menjawab secara gamblang.
 
"Memang benar, bahwa saya yang mencegah Najib dan istrinya untuk meninggalkan negara ini," ucap Mahathir dalam konferensi pers terbaru di Menara Yayasan Selangor, Petaling Jaya, Sabtu (12/5/2018).
 
Departemen Imigrasi Malaysia dalam pernyataan terbaru via akun Facebook resminya menegaskan Najib dan istrinya dilarang bepergian ke luar negeri. Namun alasan pelarangan itu tidak diungkapkan ke publik.
 
Saat Mahathir ditanya lebih lanjut apakah pencegahan terhadap Najib dilakukan terkait penyelidikan yang sedang berlangsung, dia menjawab, "Ada banyak laporan terhadapnya (Najib), yang semuanya harus diselidiki."
 
Mahathir tidak menyebut secara spesifik soal kasus yang mana yang menjadi dasar pencegahan Najib dan istrinya. "Jika sejumlah laporan valid... Kita harus bertindak cepat karena kita tidak ingin dibebani dengan ekstradisi dari negara-negara lain," imbuh Mahathir.
 
Namun diketahui bahwa nama Najib disebut-sebut terkait skandal mega korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB), yang melibatkan penyelewengan dana miliar dolar Amerika. Najib sendiri telah membantah terlibat skandal itu. Otoritas Malaysia telah menyelidiki skandal korupsi itu di lingkup domestik dan Jaksa Agung Malaysia menyatakan Najib bersih dari kasus itu.
 
Saat ditanya soal kapan penyelidikan 1MDB akan diluncurkan kembali, Mahathir menyatakan ada banyak negara yang harus dihubungi dan berbagai laporan yang perlu ditelaah. Diketahui juga bahwa sejumlah negara termasuk Amerika Serikat (AS) dan Swiss tengah menyelidiki skandal 1MDB.
 
Mahathir ingin segera menuntaskan penyelidikan 1MDB. Disebutkan Mahathir bahwa ada cukup bukti untuk menyelidiki hal-hal yang telah dilakukan oleh Najib dan jika diperlukan, penegakan aturan hukum akan dilakukan.(lipo*3/int)
 
 



Berita Lainnya :
 
  • Penyebar Hoaks Ijazah Jokowi Palsu Ditangkap Polisi
  • Pemkab Kuansing Jajaki Kerjasama dengan Balai Industri Padang
  • Dinilai Tak Memuaskan Publik, KPU Tak Lagi Beri Kisi-kisi pada Debat Pilpres Kedua
  • Hasil Audiensi Pemkab ke Kemenristek Dikti RI, Inhil Akan Dijadikan Kluster Kelapa Nasional
  • PWI Riau Undang Gubri dan Sekdaprov Hadiri HPN 2019 di Surabaya
  • Dampingi Program Maghrib Mengaji, Babinsa Koramil 07/Reteh Ajarkan Ngaji dan Shalat
  • Bhabinkamtibmas Sialang Panjang dan Komunitas Generasi 2000 Berbagi Inhil Bedah Rumah Nenek Asiah
  • Penista Agama Islam di Bengkalis Ditangkap Polisi
  • BMKG Minta Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir di Riau
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index