Senin, 21 Januari 2019
Follow:
 
Mulai 9 Juni Israel Larang Warga Indonesia Masuki Wilayahnya

alfi | Internasional
Kamis, 31/05/2018 | 12:57:51 WIB
JAKARTA , LIPO - Pemerintah Israel dilaporkan telah memberlakukan larangan bagi turis dengan paspor Indonesia untuk memasuki wilayahnya.

Melalui pernyataan yang beredar di media sosial Indonesian Pilgrimage Travel Agents Association (IPTA) menyatakan Israel akan melarang masuk turis Indonesia ke wilayahnya mulai 9 Juni 2018. Larangan itu diduga merupakan tindakan balasan Israel atas kebijakan Pemerintah Indonesia terhadap Negara Zionis tersebut.

“Permasalahan, terjadi akibat adanya beberapa group Israel yang sudah memegang visa untuk masuk Indonesia ditolak oleh imigrasi Indonesia dengan alasan masalah politik yang berkaitan erat dengan daerah Gaza,” demikian disampaikan pernyataan tersebut.

“Sebagai tindak balasan dari Pemerintah Israel maka melalui pengumunan resmi dari pihak berwenang Israel memutuskan untuk menolak masuk pemegang paspor Indonesia ke Negara Israel per tanggal 9 Juni 2018.”

Middle East Monitor mewartakan, Indonesia telah menangguhkan visa bagi warga negara Israel menyusul pembantaian demonstran Palestina yang dilakukan pasukan Israel di Gaza pekan lalu. Indonesia mengutuk aksi brutal pihak Israel yang menyebabkan tewasnya ratusan warga Palestina selama enam pekan demonstrasi kepulangan besar.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon mengatakan, Israel telah berusaha untuk mengubah keputusan Pemerintah Indonesia, tetapi gagal. Karena itulah Tel Aviv menerapkan tindakan balasan.

Sebelumnya, meski Israel dan Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik, tetapi kedua negara memiliki hubungan ekonomi yang memungkinkan warga Israel untuk berkunjung ke Indonesia dengan visa bisnis. Setiap tahun, puluhan ribu Muslim, termasuk kelompok-kelompok dari Indonesia, memasuki Israel untuk mengunjungi Masjid Al-Aqsa, dengan visa khusus.

Sempat beredar kabar bahwa Indonesia mempertimbangkan mengeluarkan visa turis untuk warga negara Israel. Namun, kabar itu telah dibantah pihak Direktorat Jenderal Imigrasi yang menyatakan bahwa Indonesia tidak memiliki kebijakan semacam itu.(lipo*3/okz)



Berita Lainnya :
 
  • Analisa BMKG, Hari Ini Riau akan Diguyur Hujan
  • 11 Pajak Ini, Warga Pekanbaru Sudah Bisa Bayar di Bank dan Minimarket
  • Datangkan Narasumber dari UTM Malaysia, Prodi Tehnik Sipil Unisi Gelar Seminar HaKI dan Industri 4.0
  • UN Dipercepat, Kadisdik Riau Pastikan Siswa dan Sekolah Siap
  • Tim Jokowi Sesalkan Yusril Tak Koordinasi soal Pembebasan Ba’asyir
  • Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi Mundur, Kongres Terhenti
  • Lebih dari 10 Ribu Demonstran Tuntut Kebebasan Pers di Serbia
  • Singkirkan Elektrik PLN, Tim Putri BJB Pakuan Melaju ke Final Four
  • Waw, PSG Cukur Habis Guingamp 9-0, Neymar Sumbang Dua Gol
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index