Sabtu, 22 Februari 2020
Follow:
 
78 WNI yang Menjadi Kru Kapal Pesiar Terinfeksi Corona

elpi | Internasional
Sabtu, 08/02/2020 | 06:53:49 WIB
TOKYO, LIPO - Kapal pesiar Diamond Princess dikarantina di pelabuhan Yokohama Jepang setelah ditemukan ada puluhan orang di dalam kapal terbukti terinfeksi virus Corona.

Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo Jepang masih melakukan komunikasi dengan otoritas setempat terkait adanya kru kapal yang berasal dari Indonesia.

Koordinator Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Tokyo Eko Santoso Junor mengatakan, dari informasi yang didapat pihak otoritas Jepang ada 78 warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi kru kapal pesiar itu.

“informasi sementara yang diperoleh KBRI Tokyo dari Kementerian Luar Negeri Jepang menyebutkan bahwa tidak ada penumpang WNI. Namun ada 78 awak (kru) kapal WNI”, kata Eko Junor kepada VIVAnews.

Lebih lanjut Eko Junor menjelaskan pihak KBRI Tokyo belum memperoleh akses langsung kepada para kru kapal asal Indonesia ini. Namun otoritas Jepang memastikan semua kru asal Indonesia dalam kondisi baik sementara ini dan terjamin untuk makan dan pelayanan kesehatan di atas kapal.

“Kami tidak bisa cek langsung. Namun makan dan supply lainnya disediakan manajemen kapal di bawah pengawasan otoritas Jepang”, terang Eko Junor.

Seperti diberitakan NHK, pemerintah Jepang melalui Kementerian Kesehatan Jepang memastikan ada 41 orang lagi dalam kapal pesiar itu yang positif terindikasi virus Corona. Kementerian Kesehatan Jepang menjelaskan dari 41 orang itu, 21 orang dari Jepang, 8 orang dari Amerika Serikat, 5 orang dari Australia, 5 orang Kanada, 1 orang Argentina, dan 1 orang warga negara Inggris. Untuk sementara ini ada 61 kasus yang terjangkit virus Corona dalam kapal pesiar itu.

Kapal pesiar itu mengangkut sekitar 3.700 penumpang dan awak. Kapal itu telah dikarantina di pelabuhan Yokohama sejak seorang pria dari Hong Kong ditemukan telah terinfeksi virus Corona.

Di Jepang, jumlah kasus yang terjangkit virus Corona bertambah menjadi 81 kasus. Lebih dari separuh jumlahnya berada di kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina itu.(lipo*3/vivanews.com)



Berita Lainnya :
 
  • Malam Ini Aliran Listrik Diputus, Baru 45 Pedagang Kosongkan TPS di Kawasan Sukaramai
  • Ini Tiga Daerah di Sumbar Terdampak Fenomena Angin Kencang
  • PW IPPNU Riau Resmi Terbentuk Kembali
  • PT Angkasa Pura II Pastikan Angin Kencang Tidak Ganggu Operasional Penerbangan
  • Hingga Hari Kelima, 852 Peserta Tes CPNS Pekanbaru Gugur
  • Peduli Penghijauan, Satpolair Polres Rohil Tanam Ribuan Bibit Magrov
  • Peduli Penghijauan, Satpolair Polres Rohil Tanam Ribuan Bibit Magrov
  • Karang Taruna Pekanbaru Siap Laksanakan Loka Karya
  • Reses di Desa Pekan Kamis, Dani M Nursalam Soroti Pembangunan Ruas Jalan Provinsi
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index