Selasa, 31 Maret 2020
Follow:
 
Sebelum Mahathir Mundur, Anwar Ibrahim Sebut Ada Pengkhianatan

elpi | Internasional
Selasa, 25/02/2020 | 09:12:41 WIB
Kuala Lumpur, LIPO - Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Raja Malaysia.

Ini dilakukan Mahathir setelah Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM) yang menaunginya memutuskan keluar dari koalisi pemerintahan Pakatan Harapan (PH) yang berkuasa. Berbagai spekulasi pun beredar bahwa PPBM akan membentuk pemerintahan baru tanpa Anwar Ibrahim.

Seperti dilansir Associated Press, Senin (24/2/2020), rencana keluarnya PPBM dari koalisi PH itu memicu spekulasi bahwa partai yang menaungi Mahathir itu akan bergabung dengan mantan musuhnya untuk membentuk pemerintahan baru dan menghalangi Anwar Ibrahim untuk menempati kursi PM Malaysia.

Diketahui bahwa PPBM membentuk koalisi bersama Partai Keadilan Rakyat (PKR) yang dipimpin Anwar, juga dengan Partai Tindakan Demokratis (DAP) dan Partai Amanah dalam pemilu 2018 untuk melengserkan koalisi Barisan Nasional yang dipimpin UMNO, yang saat itu diketuai eks PM Najib Razak.

Manuver politik itu akan memampukan Mahathir tetap dalam kekuasaan dan menghalangi Anwar untuk menjabat PM Malaysia, mengulang kembali permusuhan lama beberapa dekade lalu.

Diketahui bahwa saat Mahathir menjabat PM Malaysia beberapa tahun lalu, Anwar yang menjabat Wakil PM dilengserkan dari kursinya dengan tudingan kasus korupsi dan sodomi. Mahathir dan Anwar sepakat membentuk koalisi dalam pemilu Mei 2018 untuk melengserkan Najib.

Hubungan antara Mahathir dan Anwar diwarnai gejolak, dengan Mahathir menolak untuk menetapkan tanggal penyerahan kekuasaan kepada Anwar meskipun ada kesepakatan pra-pemilu untuk hal tersebut.

Pada Minggu (23/2) malam, Anwar mengonfirmasi adanya upaya dari beberapa anggota Partai PPBM dan 'sejumlah pengkhianat' dari partainya sendiri, PKR, untuk membentuk pemerintahan baru. Namun demikian, Anwar menekankan saat itu bahwa situasinya masih cair.(lipo*3/dtc)




Berita Lainnya :
 
  • 100 Banser Semprot Disinfektan Bersama Polisi Besok Pagi
  • Dalam Dua Hari, Rumah Sakit di Pekanbaru Tampung Dua Pasien Positif Corona
  • KNPI Bengkalis Minta Diskes Gunakan Rapid Test Tepat Sasaran
  • dr Firmansyah SpPD: Indonesia Kategori Tinggi Tingkat Kematiannya, Ini Langkah Pencegahannya
  • Masker Langka, Dekranasda Siak Gandeng Penjahit Produksi Puluhan Ribu Masker BC19
  • Lawan Corona dengan Menjaga Wudhu
  • Ketum LAR Tuding Rekrutmen PD tidak Transparan & Diduga Pungli, Panitia: Itu tidak Benar
  • Terkena Dampak Corona, Pengusaha Jasa Penunjang Migas Minta Dukungan Pemerintah
  • Pekanbaru Terima 320 Alat Tes Cepat COVID-19
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index