BPBD Riau Tambah Kekuatan Padamkan Titik Api di Kampar

Rabu, 04 Februari 2026 | 17:14:50 WIB
Ilustrasi/F: int

PEKANBARU, LIPO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Provinsi Riau, menambah jumlah personel untuk menjinakan titik api di daerah Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan Riau.

Kepala BPBD dan Damkar Provinsi Riau, Edy Afrizal, personil tambahan untuk memperkuat tim yang telah lebih awal turun ke lokasi karhutla. 

"BPBD Pelalawan menambah personilnya membantu pemadaman ke lokasi titik api. Saat ini masih proses pemadaman," jelas Kepala BPBD dan Damkar Provinsi Riau, Edy Afrizal, Rabu (4/2/26).

Selain di Pelalawan, kata Edy tim gabungan juga berjibaku melakukan pemadaman di Inhil. Meski dilaporkan api sudah berhasil dipadamkan, namun asap masih mengepul di titik Karhutla. Kondisi ini membuat personil masih tetap berjaga di lokasi, menyemprotkan air mencegah kembali munculnya api.

"Tim pemadam masih di lapangan. Memang di laporkan api sudah padam di Inhil, tapi masih berasap," ujar Edy.

Sementara, Karhutla di Kabupaten Bengkalis tepatnya di Kecamatan Bandar Laksamana yang sebelumnya sempat membara telah berhasil dipadamkan. Bandar Laksamana merupakan kecamatan hasil pemekaran dari Kecamatan Bukit Batu.

"Saat ini proses pendinginan masih dilakukan. Apinya sudah padam," jelas Edy lagi.

Data yang dirangkum BPBD Damkar Riau, luasan lahan terbakar di Riau pada pekan pertama Februari 2026 sudah mencapai 126,22 hektar. Terbanyak di Kabupaten Bengkalis dengan luasan 37,51 hektar. Kemudian, Indragiri Hilir (Inhil) 22 hektar,  Pelalawan 21 hektar, Dumai 12,50 hektar.

"Terbanyak Karhutla di Bengkalis," kata Edy Afrizal.

Sisanya Karhutla juga terjadi di sejumlah daerah lainya dengan luasan di Pekanbaru 8 hektar, Meranti, Siak dan Kampar masing-masing 7 hektar, Inhu dan Kuantan Singingi 1 hektar lebih. Sedangkan Rokan Hulu dan Rokan Hilir dilaporkan masih nihil. *****

 

 

Terkini