PEKANBARU, LIPO - Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Calon Ketua Umum KONI Provinsi Riau akhirnya mengumumkan dua bakal calon yang dinyatakan memenuhi syarat untuk berlaga dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI Riau masa bakti 2026-2030.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung di hadapan awak media, Rabu 25 Februari 2026.
Anggota TPP, M Yasir, yang didampingi rekan-rekannya, Hendrico Bachtiar dan Agusman Sikumbang menyampaikan bahwa proses verifikasi sempat mengalami dinamika karena adanya perpanjangan waktu dari DPP KONI Pusat. Pihaknya bahkan telah berkonsultasi langsung ke Jakarta untuk meminta petunjuk terkait hal tersebut.
“Kami sudah sempat ke Jakarta meminta petunjuk, dan intinya KONI Pusat menyampaikan bahwa keputusan sepenuhnya berada di TPP yang independen. Sepulang dari Jakarta, kami langsung mengambil keputusan agar tidak disebut mengulur-ulur waktu terkait Musprov ini,” ujar Yasir.
Setelah melalui proses verifikasi, TPP menetapkan dua nama calon kuat yang akan bersaing memperebutkan kursi Ketua Umum KONI Riau.
Nomor urut 1, H Edi Basri, dinyatakan memenuhi persyaratan dengan mengantongi dukungan dari 31 cabang olahraga (cabor) serta 6 KONI kabupaten/kota.
Sementara itu, nomor urut 2, H Iskandar Hoesin, juga dinyatakan lolos verifikasi dengan dukungan yang dinyatakan sah berasal dari 21 cabor dan juga 6 KONI kabupaten/kota.
“Maka dari itu, kami menyatakan kedua calon memenuhi syarat sebagai calon ketua umum KONI Provinsi Riau masa bakti 2026-2030,” tegas Yasir.
Lebih lanjut, pihak TPP mengonfirmasi perubahan jadwal pelaksanaan Musprov. Awalnya dijadwalkan pada 14-15 Februari, agenda puncak pemilihan ketua umum tersebut dimundurkan dan akan digelar pada 7-8 Maret 2026.
“Kami berharap kepada Ketua Umum KONI Provinsi Riau, Bapak Iskandar Hoesin agar segera mempersiapkan Musprov. Semoga dengan adanya Musprov ini dapat menghasilkan pemimpin yang mampu membawa prestasi olahraga Provinsi Riau semakin meningkat,” tutupnya.*****