Lahan Jagung Riau Melonjak 300 Persen, Kapolda Laporkan ke Kapolri

Sabtu, 07 Maret 2026 | 18:10:44 WIB
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menghadiri kegiatan penanaman jagung/ist

PEKANBARU, LIPO — Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menghadiri kegiatan penanaman jagung serentak yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo secara virtual, Sabtu (7/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Oapolda memaparkan capaian program penanaman jagung yang dilakukan jajaran Polda Riau sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional.

Kegiatan tersebut diikuti seluruh jajaran Polda se-Indonesia melalui Zoom Meeting. Untuk wilayah Riau, kegiatan dipusatkan di Desa Sialang Indah, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.

Dalam kegiatan itu, Kapolda Riau didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, Bupati Pelalawan H Zukri, Ketua Himpunan Kelompok Tani Indonesia (HKTI) Riau Muhammad Rahul, Ketua DPRD Pelalawan H Syafrizal, serta Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara.

Dalam laporannya kepada Kapolri, Irjen Herry Heryawan menjelaskan penanaman jagung dilakukan di lahan perkebunan kelapa sawit dengan sistem tumpang sari seluas 40 hektare. Metode tersebut dipilih karena banyak perkebunan sawit yang saat ini memasuki masa peremajaan atau replanting.

“Kami saat ini berada di lahan kebun sawit seluas 40 hektare di Kabupaten Pelalawan. Ini menjadi contoh bahwa saat kebun sawit memasuki masa replanting, lahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menanam jagung dengan metode tumpang sari,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi antara Polda Riau dan berbagai pihak telah membuka potensi lahan tumpang sari sawit yang cukup besar di Provinsi Riau.

“Untuk tahun 2026, potensi lahan tumpang sari sawit yang berhasil diidentifikasi mencapai sekitar 2.000 hektare,” jelasnya.

Menurut Herry, Polda Riau saat ini juga masuk dalam klaster tiga dalam program ketahanan pangan Polri. Fokusnya adalah memastikan hasil produksi jagung dapat terserap dengan baik oleh Perum Bulog sebagai cadangan pangan pemerintah daerah.

Selain itu, Kapolda juga memaparkan capaian produksi jagung pada tahun 2025 yang mengalami peningkatan signifikan.

Ia menyebut kelompok tani binaan Polda Riau telah menanam jagung pipil di lahan seluas 1.690,37 hektare dari total potensi lahan 7.355,29 hektare.

“Keberhasilan ini turut mendorong peningkatan luas lahan tanam jagung di Provinsi Riau hingga sekitar 300 persen. Pada 2024 luas lahan baru sekitar 327 hektare, sementara produksi jagung pada 2025 mencapai 294,43 ton atau meningkat sekitar 385 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Ia berharap program ini terus berkembang sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Provinsi Riau.(***)

Tags

Terkini