Pemko Pekanbaru Raih Penghargaan Kearsipan Tingkat Nasional dari ANRI

Kamis, 21 Mei 2026 | 19:33:01 WIB

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, kembali mengukir prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan kearsipan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Berdasarkan hasil pengawasan kearsipan tahun 2025 yang dilakukan ANRI, pengelolaan kearsipan Pemko Pekanbaru mendapat nilai 93,57 dengan kategori AA atau Sangat Memuaskan.

Penghargaan dari ANRI tersebut diterima Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM diwakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Drs H Muhammad Amin M.Si, pada Rapat Koordinasi Nasional Kearsipan Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Noerhadi Magetsari, Gedung ANRI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

"Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa Pemko Pekanbaru tidak hanya bergerak maju, tetapi juga berkomitmen menghormati setiap jejak langkah sejarah," ujar Amin, usai menerima penghargaan.

Disampaikannya, penghargaan berskala nasional itu diberikan ANRI bertepatan dengan Peringatan Hari Kearsipan ke-55 yang mengusung tema “Empowering the Future: Kearsipan untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045“.

Menurut Amin, penghargaan yang diterima menjadi dorongan penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi mewujudkan ekosistem kearsipan digital yang berkelanjutan demi mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang berdaya guna dan akuntabel.

"Tentu capaian luar biasa ini tidak akan bisa terwujud tanpa adanya bantuan dan sinergi dari seluruh OPD di lingkungan Pemko Pekanbaru," ucapnya.

"Ke depan, kita harus terus memperkuat kolaborasi dan penguatan digitalisasi pengelolaan arsip, termasuk memaksimalkan pemanfaatan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD),” ulas Amin.

Diharapkan, penghargaan yang diterima bisa menjadi pemantik motivasi bagi Pemko Pekanbaru untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan teknologi baru dalam pengelolaan arsip. 

"Penyelenggaraan kearsipan yang prima adalah fondasi utama kita dalam mewujudkan transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang prima bagi masyarakat," tutup Amin. *****

 

 

Terkini