BRK Syariah Dukung Suksesnya Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Fondasi Perekonomian Riau

Senin, 22 Juni 2026 | 17:12:25 WIB

PEKANBARU, LIPO – BRK Syariah menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang tengah dijalankan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dukungan tersebut merupakan bentuk sinergi BRK Syariah dalam mewujudkan ketersediaan data ekonomi yang akurat guna mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala BPS Provinsi Riau, Dr Asep Riyadi menyampaikan bahwa data sensus ekonomi menjadi instrumen penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Menurutnya, seluruh sektor usaha, termasuk sektor perbankan dan jasa keuangan, memiliki peran strategis dalam menggambarkan kondisi perekonomian daerah secara menyeluruh.

"Data yang dihasilkan melalui Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan. Karena itu, partisipasi seluruh pelaku usaha sangat penting agar data yang diperoleh benar-benar mencerminkan kondisi ekonomi yang sesungguhnya," ujarnya saat acara sosialisasi SE 2026 di Ballroom Menara Dang Merdu BRK Syariah, Senin (22/6/2026).

Ia menjelaskan, pada Triwulan I 2026 ekonomi Provinsi Riau tumbuh sebesar 4,89 persen. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh konsumsi rumah tangga, investasi, dan ekspor, sementara sektor industri pengolahan, pertanian, serta pertambangan masih menjadi penopang utama perekonomian Riau.

Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko BRK Syariah, Fajar Restu Febriansyah menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak seluruh masyarakat serta pelaku usaha untuk mendukung program nasional tersebut.

"Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi menjadi fondasi dalam penyusunan kebijakan ekonomi yang berdampak langsung terhadap masyarakat dan dunia usaha. Sebagai lembaga keuangan syariah, BRK Syariah mendukung penuh upaya BPS dalam menghadirkan data yang akurat dan berkualitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujarnya.

Ia menambahkan, data ekonomi yang valid juga akan membantu sektor perbankan dalam memahami kebutuhan masyarakat dan dunia usaha sehingga penyaluran pembiayaan dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, BRK Syariah turut mengajak masyarakat menyukseskan SE2026 melalui gerakan TIR (Terima Petugas, Isi Data dengan Benar, dan Rahasia Terjaga) sebagaimana kampanye yang digaungkan BPS. Masyarakat diimbau menerima petugas sensus dengan baik, memberikan informasi yang jujur dan akurat, serta tidak khawatir terhadap kerahasiaan data karena seluruh informasi yang diberikan dilindungi oleh undang-undang.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan masyarakat, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu menghasilkan data berkualitas yang menjadi dasar bagi pembangunan ekonomi yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan di Provinsi Riau maupun Indonesia. ******

 

Terkini