Pasca Kerusuhan, DPRD Riau Perketat SOP Tamu dan Akses Masuk

Senin, 20 Juli 2026 | 11:59:57 WIB
Kaderismanto/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Ketua DPRD Provinsi Riau, Kaderismanto, memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi total terhadap sistem keamanan di lingkungan gedung dewan. Langkah ini menyusul insiden rusuh yang terjadi pada Kamis 16 Juli 2026 lalu, yang sempat mengganggu ketertiban jalannya aktivitas legislatif.

"Kami sedang melakukan perbaikan menyeluruh terkait sistem keamanan. Kejadian kemarin menjadi catatan penting bagi kita semua," ujar Kaderismanto belum lama ini.

Menurut politisi PDI-P tersebut, evaluasi tidak hanya berhenti pada aspek fisik atau pengamanan personel, tetapi juga prosedur operasional standar (SOP) penerimaan tamu di lingkungan DPRD Riau.

"Ke depan, SOP akan kami perketat. Semua tamu umum, termasuk dari fraksi-fraksi, harus benar-benar kita identifikasi dengan jelas. Identitas mereka perlu kita ketahui agar situasi tetap kondusif dan tertib," tegasnya.

Kaderismanto menjelaskan bahwa selama ini pintu masuk DPRD memang terbuka untuk publik, namun setelah insiden rusuh, akses akan lebih selektif. Ia berharap langkah ini tidak dimaknai sebagai penutupan ruang publik, melainkan sebagai bentuk mitigasi agar peristiwa serupa tidak terulang.

"Kami ingin DPRD Riau menjadi tempat yang aman untuk bekerja dan melayani masyarakat, bukan tempat yang mudah diprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," imbuhnya.

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait motif dan pelaku dibalik insiden rusuh tersebut. Sementara itu, Kaderismanto mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memastikan pengawasan lingkungan dewan lebih maksimal ke depan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua elemen di DPRD Riau," pungkasnya.*****

 

Terkini