Cegah HIV/AIDS, Pemko Pekanbaru Gencarkan Sosialisasi ke Siswa MAN 2

Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:53:16 WIB
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar saat memberikan sosialisasi bahaya LGBT dan HIV di MAN 2

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus menggencarkan sosialisasi pencegahan HIV/AIDS kepada generasi muda. Edukasi menyasar sekolah agar siswa memahami bahaya penyakit dan cara pencegahannya.

Hal itu disampaikan Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru, Markarius Anwar saat menjadi narasumber sosialisasi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Pekanbaru, Rabu (5/8/2026). Ratusan siswa siswi mengikuti kegiatan tersebut.

Wawako Markarius mengajak para siswa mewaspadai penularan HIV/AIDS yang disebutnya bisa menghambat masa depan.

"Kepada generasi muda Kota Pekanbaru, kita harus waspada dengan penularan HIV/AIDS. Karena penyakit ini merusak masa depan, menjadi penghalang cita-cita, dan menghancurkan hati orang tua," ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data terbaru, kasus HIV/AIDS kini banyak ditemukan di kalangan usia produktif termasuk mahasiswa. Penularan terbanyak terjadi melalui hubungan seksual tidak aman dan penggunaan jarum suntik tidak steril.

"Guru dan kepala sekolah juga, kalau ada siswa yang mengalami perundungan, pelecehan, atau perilaku berisiko harus segera ditangani dan didampingi agar tidak semakin berkembang," jelasnya.

Markarius menegaskan Pemko Pekanbaru akan terus berkoordinasi dengan Pemprov Riau, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pekanbaru, Dinas Kesehatan, kepala sekolah, serta lembaga keagamaan untuk memperluas sosialisasi dan pencegahan.

Langkah yang dilakukan meliputi edukasi kesehatan reproduksi, penyuluhan bahaya narkoba dan seks bebas, serta penguatan peran guru BK dan orang tua dalam mengawasi pergaulan anak.

"Anak-anak kita minta waspada sejak dini. Jaga pergaulan, hindari perilaku berisiko, dan jangan ragu melapor ke guru jika ada hal yang tidak nyaman," pesannya.

Pemko juga mendorong siswa untuk berani menolak ajakan negatif dan lebih fokus pada prestasi akademik maupun kegiatan positif di sekolah.

KPA Kota Pekanbaru sebelumnya mencatat edukasi komprehensif menjadi kunci menekan penularan HIV/AIDS. Informasi yang benar tentang cara penularan dan pencegahan diharapkan membuat generasi muda lebih terlindungi.*****

 

 

Terkini