Stok Terbatas atau Panik Beli? DPRD Pekanbaru Tanyakan Penyebab Antrean Solar ke Pertamina

Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:26:28 WIB
Ilustrasi/F: int

PEKANBARU, LIPO - Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Zainal Arifin meminta Pertamina segera mengurai persoalan antrean panjang BBM subsidi jenis solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Antrean kendaraan berat yang mengular hingga ke badan jalan dinilai memicu kemacetan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

"Perlu informasi yang jelas dan akurat dari Pertamina. Karena memang kita lihat di hampir semua SPBU terjadi antrean panjang. Bahkan sudah mengganggu lalu lintas di sekitar SPBU. Jalan jadi sempit karena dipenuhi kendaraan yang mengantre," kata Zainal Arifin, Kamis (6/8/2026).

Politisi Partai Gerindra itu mencontohkan kondisi di SPBU Jalan Srikandi, Kecamatan Binawidya atau Panam.

"Kalau di daerah Panam, contohnya di Jalan Srikandi, pagi-pagi hari itu sangat macet. Antrean kendaraan memanjang di sepanjang jalan sehingga pengguna jalan lain ikut terganggu. Kita tentu tidak ingin kondisi seperti ini terus terjadi," ujarnya.

Menurut Zainal, hampir setiap hari antrean truk dan kendaraan besar lainnya terlihat di sejumlah SPBU. Ruas jalan menyempit dan arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat.

Zainal menilai Pertamina harus memberikan penjelasan terbuka terkait penyebab antrean tersebut. Masyarakat berhak tahu apakah kondisi ini dipicu keterbatasan stok atau meningkatnya permintaan.

"Dalam hal ini Pertamina harus memberikan keterangan yang jelas. Apa sebenarnya penyebab antrean panjang ini? Apakah karena pengemudi cemas sehingga berlomba-lomba mengisi BBM, atau memang stok solar yang terbatas? Itu yang menjadi pertanyaan kita," tegasnya.

Sebagai mitra kerja di bidang perekonomian, Komisi II DPRD Kota Pekanbaru berencana meminta klarifikasi langsung kepada Pertamina agar segera ada solusi.

"Saya akan mempertanyakan langsung kepada Pak Wilson selaku Kepala Cabang Pertamina Kota Pekanbaru. Kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus karena sudah mengganggu masyarakat," tutup Zainal.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pertamina terkait langkah penanganan antrean solar di SPBU Kota Pekanbaru.*****

 

Terkini