Gandeng Padang Pariaman, Pekanbaru Bagikan Strategi Sukses Naikkan PAD

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:04:36 WIB
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho dan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Aziz memperlihatkan naskah kerja sama

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman resmi menjalin kerja sama di sejumlah sektor strategis. Penandatanganan kesepakatan dilakukan di Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru, Jalan Ahmad Yani, Sabtu (8/8/2026).

Kesepakatan ditandatangani langsung Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Bupati Padang Pariaman John Kenedy Aziz. 

Kerja sama ini mencakup bidang pemerintahan, pembangunan, hingga pengembangan potensi daerah kedua wilayah.

Wali Kota Agung Nugroho menyebut, kolaborasi ini penting untuk memperkuat hubungan antarpemerintah daerah dan mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan.

"Pemko Pekanbaru dan Pemkab Padang Pariaman menjalin kerja sama tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah, bagaimana tata kelola pemerintahan," kata Agung.

Adapun ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi 10 sektor, yaitu:

1. Pendidikan dan Kesehatan

2. Penyediaan Komoditas Pangan Strategis

3. Pengembangan dan Peningkatan Kapasitas SDM

4. Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

5. Pengembangan Smart City dan E-Government

6. Promosi dan Pengembangan Koperasi, UMKM, Industri, Perdagangan dan Investasi

7. Penataan Ruang Wilayah dan Infrastruktur Perkotaan

8. Ketahanan Pangan, Pertanian, Perkebunan

9. Perikanan dan Peternakan

10. Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

"Penandatanganan kesepakatan ini juga untuk kerja sama pembangunan dan pengembangan potensi daerah," jelas Agung.

Dalam kesempatan tersebut, Agung juga memaparkan capaian Pemko Pekanbaru yang bisa menjadi bahan pembelajaran bersama.

Salah satu capaian terbesar adalah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp1,2 triliun hanya dalam kurun waktu satu tahun. 

Selain itu, Pemko Pekanbaru juga berhasil menyelesaikan utang lama dan mengubah kondisi defisit anggaran menjadi surplus.

Berkat capaian itu, Kota Pekanbaru bahkan dijadikan salah satu role model nasional dalam tata kelola keuangan daerah.

"Prinsip dasarnya adalah memberikan kemudahan bagi wajib pajak agar proses administrasi tidak lagi dianggap sebagai beban yang rumit. Dengan mempermudah akses, masyarakat menjadi lebih kooperatif dalam menunaikan kewajiban perpajakannya," papar Agung.

Strategi yang diterapkan Pemko antara lain optimalisasi pajak daerah, digitalisasi pelayanan publik, dan penguatan sistem pengawasan untuk mencegah kebocoran pendapatan.

Agung berharap kerjasama ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pekanbaru dan Padang Pariaman.

"Harapannya, kerjasama kedua belah pihak ini dapat mengembangkan potensi daerah masing-masing dan meningkatkan pembangunan," pungkasnya.*****

 

Terkini