HUT ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Plt Gubri Tegaskan Sinergi TNI-Pemprov Kunci Kepercayaan Investor

Senin, 10 Agustus 2026 | 15:24:48 WIB
Plt Gubri SF Hariyanto/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menegaskan keamanan dan stabilitas wilayah adalah harga mati untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan menarik investasi di Riau. Sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi Riau dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai menjadi pilar utama menciptakan iklim yang kondusif.

Penegasan itu disampaikan SF Hariyanto saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Kodam XIX/Tuanku Tambusai di Aula Kaharuddin Nasution, Makodam XIX, Pekanbaru, Senin (10/8/2026).

"Ekonomi tidak akan tumbuh dan investor tidak akan datang jika daerah tidak aman dan stabil," tegas SF Hariyanto.

Menurutnya, stabilitas keamanan memberikan dua efek langsung. Bagi masyarakat, menghadirkan rasa aman dalam beraktivitas. Bagi dunia usaha, memberikan kepastian dan rasa percaya untuk menanamkan modal dan menjalankan roda bisnis di Riau dan Kepulauan Riau.

"Oleh karena itu, kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Pangdam dan seluruh jajaran yang telah memberikan ketenangan kepada masyarakat serta memperkuat kepercayaan dunia usaha di Riau maupun di Kepulauan Riau," ucapnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Riau dan seluruh masyarakat, SF Hariyanto mengucapkan selamat atas satu tahun berdirinya Kodam XIX/Tuanku Tambusai. Meski tergolong muda, ia menilai kodam tersebut telah menunjukkan semangat pengabdian luar biasa.

Kodam XIX/Tuanku Tambusai sendiri resmi berdiri pada 10 Agustus 2025 sebagai pemekaran dari Kodam I/Bukit Barisan. Kodam ini membawahi wilayah teritorial dua provinsi, yakni Riau dan Kepulauan Riau, dengan mengambil nama Pahlawan Nasional asal Rokan Hulu, Tuanku Tambusai.

"Usia satu tahun memang masih muda, namun semangat perjuangan Tuanku Tambusai telah terlihat dalam pengabdiannya. Para prajurit hadir ketika masyarakat membutuhkan dan bergerak bersama ketika daerah menghadapi kesulitan," tuturnya.

SF Hariyanto berharap sinergi yang sudah terbangun tidak hanya di level pimpinan, tetapi hingga ke tingkat babinsa di desa dan kelurahan, terutama dalam menjaga kondusifitas dan mendukung pembangunan daerah.

"Kami berharap sinergi yang sudah terbangun ini semakin kuat. Pemerintah Provinsi Riau siap berjalan berdampingan dengan Kodam XIX/Tuanku Tambusai dan seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah," ujarnya.

Sementara itu, Panglima Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo menegaskan peringatan satu tahun ini menjadi momentum introspeksi dan penguatan komitmen pengabdian.

Ia mengakui, luasnya wilayah Riau dan Kepri dengan berbagai tantangan, mulai dari karhutla, penyelundupan, hingga pengamanan perbatasan, tidak mungkin dihadapi sendiri.

"Pelaksanaan tugas di wilayah tidak dapat dilakukan sendiri, sehingga diperlukan komunikasi dan koordinasi yang kuat bersama pemerintah daerah, Polri, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat," kata Agus Hadi.

Menurutnya, kebersamaan seluruh pemangku kepentingan adalah modal utama untuk menyelesaikan persoalan masyarakat dan memastikan pembangunan berkelanjutan.

"Momentum HUT pertama ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh prajurit untuk meningkatkan kualitas pengabdian dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah. Sinergi yang semakin erat diharapkan mampu mendukung terciptanya daerah yang maju, sejahtera, dan memiliki daya saing," tutupnya.*****

 

 

Terkini