DUMAI, LIPO - Suasana di depan Mapolres Dumai mendadak ricuh, Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Warga melakukan aksi spontan terhadap satu unit Toyota Avanza BM 1711 AA yang diduga terlibat pencurian perangkat tower operator seluler.
Mobil itu masuk ke halaman Mapolres Dumai dalam kondisi rusak parah. Kaca pecah, bodi ringsek, dan keempat ban juga rusak.
Berdasarkan Informasi yang dihimpun, mobil tersebut sebelumnya diduga digunakan dua pria untuk melakukan pencurian di sebuah tower operator seluler di kawasan Bukit Timah, Dumai. Namun aksi tersebut diketahui warga.
Merasa terdesak, kedua pelaku kemudian melarikan diri menggunakan mobil tersebut ke arah pusat Kota Dumai.
Dalam pelarian, kendaraan itu diduga sempat menabrak kendaraan lain milik warga. Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan.
Sesampainya di depan Mapolres Dumai, mobil bukannya berhenti. Kendaraan itu justru masuk ke halaman dan berputar-putar hingga menabrak beberapa pot bunga sebelum akhirnya berhenti.
Dua pria di dalam mobil sempat menjadi sasaran amukan warga. Beruntung personel Polres Dumai yang berjaga sigap mengamankan keduanya untuk mencegah aksi main hakim sendiri.
Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedy Setyawan membenarkan kejadian tersebut.
"Pengemudi sudah kami amankan," ujar Fatikh.
Setelah diamankan, kedua pria tersebut langsung dibawa ke ruang penyidik untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari dalam mobil, polisi turut mengamankan sejumlah perangkat elektronik yang diduga merupakan hasil pencurian dari tower. Barang bukti itu kini telah disita.
Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman. Polisi akan memastikan keterlibatan kedua pria tersebut dalam kasus pencurian perangkat tower, serta menelusuri asal-usul barang bukti yang ditemukan.
Tidak menutup kemungkinan ada pihak lain yang terlibat dalam aksi tersebut.*****