Jauhi Bayang-Bayang Judol dan Narkoba, Ditjenpas Riau Tegaskan Penguatan Integritas ASN

Selasa, 08 September 2026 | 15:51:57 WIB
apel pagi yang dipimpin langsung Kepala Kanwil, Rudy Fernando Sianturi, selaku pembina apel/lipo

PEKANBARU, LIPO– Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau menegaskan komitmennya dalam memperkuat integritas aparatur sipil negara (ASN) melalui pelaksanaan apel pagi yang dipimpin langsung Kepala Kanwil, Rudy Fernando Sianturi, selaku pembina apel.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam upaya pencegahan praktik judi online dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kerja, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan di Riau.

Dalam arahannya, Rudy menindaklanjuti instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan terkait pengawasan ketat terhadap penggunaan perangkat telepon genggam oleh jajaran ASN. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan tidak adanya aplikasi maupun aktivitas yang berkaitan dengan judi online di lingkungan kerja.

Ia menegaskan, judi online dan narkoba merupakan ancaman serius yang tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat merusak kinerja organisasi, kesehatan mental, masa depan pegawai, hingga keharmonisan keluarga.

“Judi online dan narkoba adalah dua ancaman nyata yang harus kita jauhi bersama. Dampaknya tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga organisasi dan keluarga. Integritas harus menjadi pegangan utama dalam bekerja,” tegas Rudy, Selasa (8/9/2026).

Selain penguatan integritas, Rudy juga memberikan apresiasi atas kerja sama seluruh pegawai dalam pelaksanaan pemeriksaan internal yang telah dilakukan. Ia mengajak seluruh jajaran untuk terus membangun lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan berintegritas tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil juga menekankan percepatan tindak lanjut tiga prioritas pelayanan publik yang harus diselesaikan dalam kurun waktu 30 hari ke depan, sebagai bagian dari peningkatan kinerja organisasi.

Menutup arahannya, Rudy mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, dan semangat kerja di tengah berbagai tantangan tugas pemasyarakatan.

"Dengan penguatan integritas dan peningkatan kinerja yang berkelanjutan, kualitas pelayanan pemasyarakatan di Riau semakin optimal serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tutupnya.(***)

Tags

Terkini