Ngeri! Ribuan Warga Pekanbaru Alami ISPA di Tengah Kepungan Asap, Termasuk Lansia dan Balita

Kamis, 10 September 2026 | 12:07:55 WIB
Ilustrasi/F: int

PEKANBARU, LIPO - Dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai mengancam kesehatan warga Pekanbaru. Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mencatat sebanyak 3.028 warga terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hanya dalam dua pekan terakhir.

Ribuan kasus tersebut dihimpun dari 21 Puskesmas yang tersebar di seluruh Kota Pekanbaru.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan lonjakan kasus ISPA ini seiring dengan memburuknya kualitas udara di Pekanbaru. Ia menyebut langit Pekanbaru masih diselimuti kabut asap kiriman.

"Kondisi kabut asap masih terlihat. Warga diminta untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan," ujar Dedy, Kamis (10/9/2026).

Untuk menekan dampak kesehatan, Diskes Pekanbaru terus melakukan upaya perlindungan. Hingga kini, sebanyak 11 ribu masker gratis telah dibagikan kepada masyarakat.

Menurut Dedy, pembagian masker tidak sekadar untuk perlindungan, tetapi juga sebagai edukasi agar masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan di tengah kondisi udara yang tidak sehat.

Ia menegaskan, paparan kabut asap tidak mengenal usia. Semua kelompok rentan terdampak.

"Yang terdampak ISPA ada balita, anak-anak hingga lansia," jelasnya.

Diskes Pekanbaru memastikan pembagian masker gratis akan terus berlanjut selama kualitas udara masih dalam kategori tidak sehat. Selain itu, stok masker dan obat-obatan di 21 Puskesmas juga telah disiagakan.

"Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tetap dapat memperoleh penanganan di tengah kondisi kabut asap," pungkasnya.*****

 

Terkini