Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, Wako Minta Balita dan Penderita Komorbid Hati-hati

Jumat, 18 September 2026 | 11:04:20 WIB
Wako Pekanbaru Agung Nugroho/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih menyelimuti Kota Pekanbaru hingga Jumat (18/9/2026). Kualitas udara di Ibu Kota Riau itu masih masuk kategori tidak sehat.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meminta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama kelompok rentan yang berisiko terdampak paparan asap.

Meski tidak ada titik api atau hotspot di Pekanbaru, Agung mengingatkan warga tidak lengah dan tidak membakar lahan sembarangan.

"Kami juga mengingatkan kepada kelompok rentan, balita, anak-anak yang juga memiliki penyakit komorbid agar berhati-hati," kata Agung.

Ia meminta warga khususnya kelompok rentan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan demi mencegah gangguan kesehatan.

Pemko Pekanbaru menyiagakan 21 Puskesmas untuk melayani warga yang terdampak kabut asap. Warga yang mengalami gangguan kesehatan diminta segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Kami menyediakan masker, vitamin, hingga obat-obatan serta peralatan penanganan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)," jelasnya.

Menurut Agung, kesehatan masyarakat menjadi prioritas utama di tengah kondisi udara yang belum membaik.

"Warga bisa ke Puskesmas untuk mendapatkan masker. Karena kesehatan adalah yang nomor satu," pungkasnya.*****

 

Terkini