PEKANBARU, LIPO - Anggota Komisi I DPRD Riau, Andi Darma Taufik, mengkritik kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang akan diterapkan setiap hari Jumat.
Menurutnya, kebijakan tersebut kurang tepat jika tujuannya untuk menghemat penggunaan energi, khususnya BBM. Ia menilai penghematan seharusnya dilakukan dengan membatasi penggunaan kendaraan, bukan hanya memindahkan tempat kerja pegawai dari kantor ke rumah.
"Kalau memang tujuannya menghemat BBM, yang perlu dibatasi adalah penggunaan kendaraannya. Bukan pegawainya yang bekerja dari rumah,” ujar Andi, belum lama ini
Ia juga mengingatkan agar kebijakan WFH tidak justru menimbulkan persoalan baru, seperti berkurangnya pelayanan kepada masyarakat atau dimanfaatkan sebagian pegawai untuk memperpanjang libur akhir pekan.
Andi mengatakan, persoalan utama dalam penghematan energi adalah penggunaan kendaraan. Apalagi di tengah kondisi BBM jenis solar yang sedang bermasalah, tentu penggunaan kendaraan dinas perlu mendapat perhatian.
“Yang menggunakan BBM itu kendaraan. Jadi kalau ingin menghemat energi, penggunaan kendaraan yang harus dikurangi dan diawasi,” katanya.
Ia menilai penggunaan kendaraan dinas juga perlu diawasi agar tidak digunakan untuk kepentingan di luar tugas kedinasan, termasuk perjalanan pribadi atau liburan.*****