Macet di Jalan Soebrantas Pekanbaru Jadi Sorotan, Plt Gubernur Riau Minta Antisipasi Sejak Dini

Senin, 26 Oktober 2026 | 15:49:22 WIB
Plt Gubri SF Hariyanto/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Persoalan kemacetan di Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru, menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Pemprov menilai antisipasi harus disiapkan sejak dini sebelum kepadatan lalu lintas semakin parah, terutama seiring masifnya pembangunan jalan lingkar luar dan jalan tol baru.

Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam rapat evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Senin (26/10/2026).

Menurut SF, perkembangan infrastruktur harus dibarengi dengan perencanaan yang matang agar tidak justru menimbulkan persoalan baru bagi mobilitas masyarakat.

"Kemacetan di Jalan Soebrantas harus kita antisipasi dari sekarang. Dengan adanya perkembangan pembangunan jalan lingkar luar dan tol, perlu dilakukan perencanaan yang matang agar arus lalu lintas ke depan tidak semakin padat," ujar SF.

SF menegaskan, evaluasi APBD menjadi momentum penting untuk menentukan skala prioritas pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah, program infrastruktur harus disusun secara cermat dan bertahap.

Dengan perencanaan yang tepat, pembangunan jalan diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas antar kawasan, tetapi juga menjamin kelancaran arus kendaraan. Namun, ia mengingatkan, hal itu harus dibarengi dengan koordinasi lintas sektor antara pemerintah provinsi, kota, dan pihak terkait agar kebijakan pembangunan dan rekayasa lalu lintas berjalan selaras.

Selain soal infrastruktur jalan, SF juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam menjelang musim hujan.

"Selain persoalan infrastruktur jalan, Pemprov Riau juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, terutama menjelang musim hujan," ungkapnya.

Ia meminta masyarakat dan seluruh instansi meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir, tanah longsor, hingga kebakaran yang berpotensi mengganggu aktivitas dan mobilitas di sejumlah ruas jalan.

"Kita menghimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama banjir dan longsor saat musim hujan. Kesiapsiagaan dan kerja sama semua pihak sangat diperlukan agar kondisi tetap aman dan kondusif," katanya.

SF berharap, melalui evaluasi program dan anggaran, penanganan kemacetan di Jalan HR Soebrantas bisa dilakukan secara berkelanjutan.

"Pemerintah daerah juga mengapresiasi seluruh pihak yang selama ini berkontribusi menjaga keamanan dan kondusifitas di Provinsi Riau," tutupnya.****

 

Terkini