PEKANBARU, LIPO - Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2027 resmi bergulir. Dua isu klasik, perbaikan jalan rusak dan penanganan banjir, kembali menjadi prioritas utama.
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, menyebut tahapan pembahasan saat ini sedang berlangsung di tingkat komisi-komisi.
Menurutnya, masing-masing komisi tengah membedah program kerja yang diusulkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Setelah itu, pembahasan akan dilanjutkan pada level yang lebih tinggi di Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
"Pembahasan R-APBD 2027 sudah masuk tahapan pembahasan. Sekarang komisi-komisi juga sedang membahas program-program kerjanya. Kita tunggu laporan dari Banggar," ujar Azwendi saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2026).
Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, meski ada banyak usulan, fokus pembangunan fisik pada 2027 masih sama: infrastruktur jalan dan pengendalian banjir yang menjadi keluhan utama warga.
Tak hanya infrastruktur, DPRD juga mendorong agar sektor pelayanan dasar tidak terabaikan.
Di bidang pendidikan, Azwendi berharap program pro-rakyat seperti bantuan seragam sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP negeri tetap dilanjutkan. Program ini dinilai sangat membantu meringankan beban orang tua.
Selain itu, ia juga mendorong alokasi anggaran untuk program beasiswa pendidikan tinggi yang lebih inklusif, mulai dari jenjang D3, S1, S2, hingga S3.
Beasiswa tersebut diharapkan menyasar mahasiswa berprestasi, penghafal Al-Qur'an, hingga mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
"Yang menjadi perhatian kita tentu jalan, banjir, pendidikan, kesehatan, kegiatan sosial, termasuk beasiswa," tutup Azwendi.
Ia berharap, pembahasan yang masih berjalan ini nantinya dapat menghasilkan APBD yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kota Pekanbaru.*****