Pemkab Siak Dorong Akses Pendidikan, 517 Siswa Masuk Data PIP 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 | 01:00:00 WIB
Bupati Siak, Afni Mengunjungi Sekolah

SIAK, LIPO - Pemerintah Kabupaten Siak, terus mendorong akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Sebanyak 517 siswa jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) tercatat dalam data Program Indonesia Pintar (PIP) 2026 melalui jalur aspirasi.

Data tersebut mencakup siswa dari 15 sekolah yang tersebar di enam kecamatan, yakni Sungai Apit, Sabak Auh, Siak, Bunga Raya, Tualang, dan Dayun.

Bupati Siak Afni Z menyampaikan komitmen tersebut saat penyerahan simbolis bantuan PIP 2026 melalui jalur aspirasi di Aula Kantor Camat Sungai Apit, Selasa (27/10/2026).

Afni menegaskan, keterbatasan ekonomi keluarga tidak boleh menjadi alasan bagi anak untuk berhenti mengenyam pendidikan.“Jangan sampai anak kita nih tidak sekolah. Banyak cara, ada cara, ada solusi,” ujar Afni.

Menurut dia, pemerintah terus mengupayakan berbagai bentuk dukungan agar anak-anak tetap dapat bersekolah. Selain melalui PIP, bantuan seragam gratis dan pemenuhan kebutuhan sekolah juga menjadi bagian dari upaya meringankan beban keluarga.

Afni juga menekankan pentingnya pembaruan dan verifikasi data kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok desil 1–5. Langkah tersebut diperlukan agar bantuan pemerintah disalurkan sesuai kriteria dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Staf khusus Wakil Ketua DPR RI bidang Koordinator Industri dan Perdagangan, OK Fachru Hidayat, menilai pendidikan berperan penting dalam memutus rantai kemiskinan.

Menurut dia, kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Riau perlu diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

“Pendidikan adalah satu-satunya jalan untuk keluar dari jurang kemiskinan,” kata OK Fachru Hidayat.

Ia menambahkan, pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga dibentuk melalui keluarga dan lingkungan masyarakat. Karena itu, penanaman nilai kehidupan, kemampuan berpikir kritis, dan kepedulian terhadap lingkungan perlu ditumbuhkan sejak dini.*****

 

 

Terkini