Didominasi Wisatawan Malaysia, Kunjungan Wisman ke Riau Turun pada Februari 2026

Didominasi Wisatawan Malaysia, Kunjungan Wisman ke Riau Turun pada Februari 2026
Ilustrasi/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat terjadinya penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yang masuk melalui pintu utama imigrasi pada Februari 2026. 

Meskipun mengalami penurunan secara bulanan, kunjungan wisman tercatat mengalami lonjakan signifikan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kepala BPS Riau, Asep Riyadi, mengungkapkan bahwa total kunjungan wisman ke Provinsi Riau pada Februari 2026 mencapai 26.679 kunjungan. Angka ini turun 10,90 persen dibandingkan Januari 2026 yang tercatat sebanyak 29.942 kunjungan (month-to-month).

"Sebaliknya, jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu (year-on-year), terjadi kenaikan yang cukup tinggi, yaitu sebesar 59,76 persen," ujar Asep, Kamis 2 April 2026.

Dari total kunjungan tersebut tambahnya, sebanyak 5.952 kunjungan tercatat masuk melalui empat pintu utama imigrasi, sementara sisanya sebanyak 20.727 kunjungan tercatat melalui Mobile Positioning Data (MPD) di Kabupaten Bengkalis.

Adapun rincian kunjungan melalui pintu utama imigrasi adalah Bandara SSK II 2.834 kunjungan, pelabuhan Dumai 942 kunjungan, pelabuhan Bengkalis 1.174 kunjungan, dan pelabuhan Tanjung Harapan (Kabupaten Kepulauan Meranti) 1.002 kunjungan.

"Dari asal negaranya, wisman yang berkunjung ke Riau pada Februari 2026 didominasi oleh wisatawan asal Malaysia, yang mencapai 43,35 persen dari total kunjungan. Disusul oleh wisatawan asal Tiongkok (8,43 persen), Filipina (6,29 persen), dan Singapura (4,98 persen)," ujarnya.

Sementara itu lanjutnya, sektor perhotelan juga mencatatkan penurunan. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Riau pada Februari 2026 tercatat sebesar 41,46 persen. Angka ini turun 5,40 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di angka 46,86 persen.

Meskipun secara keseluruhan menurun, hotel bintang 4 mencatatkan tingkat penghunian tertinggi di antara klasifikasi hotel bintang lainnya, yaitu sebesar 48,05 persen.

"Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) pada hotel berbintang selama Februari 2026 tercatat selama 1,35 malam, atau mengalami peningkatan tipis sebesar 0,01 poin dibandingkan bulan Januari 2026 yang berada di angka 1,34 malam," jelasnya.*****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Pariwisata

Index

Berita Lainnya

Index