PEKANBARU, LIPO– Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau (IKA Unri) wilayah Jabodetabek menggelar halal bihalal yang dihadiri lebih dari 150 alumni lintas angkatan, mulai dari 1975 hingga 2020, di Radiant Center, Ciputat, Tangerang Selatan, Ahad (26/4).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat jejaring profesional antaralumni yang kini tersebar di berbagai sektor.
Ketua pelaksana, Fasha Pratama, mengatakan pertemuan tersebut tidak sekadar ajang temu kangen, tetapi juga ruang kolaborasi. “Kami ingin alumni saling terhubung kembali, bertukar pengalaman, dan membangun sinergi ke depan,” ujarnya.
Acara turut dihadiri Rektor Unri Sri Indarti, Wakil Rektor II Yuana Nurulita, Wakil Rektor III Hermandra, serta Ketua Umum IKA Unri Wan Muhammad Hasyim.
Dalam rangkaian kegiatan, dilakukan pula pelantikan dan pengukuhan pengurus IKA Unri Jabodetabek periode 2026–2030. Prosesi ditandai dengan penyerahan panji organisasi dari Ketua Umum kepada ketua terpilih, Agustaviano Sofjan.
Agustaviano menilai tingginya partisipasi alumni mencerminkan kuatnya ikatan emosional dan semangat kebersamaan. Ia menegaskan kepengurusan baru akan fokus pada program yang berdampak nyata.
“Kami ingin menjadikan alumni sebagai kekuatan strategis yang berkontribusi bagi almamater, daerah Riau, hingga tingkat nasional,” ujarnya.
IKA Unri Jabodetabek menetapkan lima program prioritas, yakni penguatan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, penguatan sektor ekonomi dan sosial, promosi budaya Riau, program lingkungan berkelanjutan, serta kontribusi dalam tata kelola pemerintahan yang baik.
Salah satu program unggulan yang diluncurkan adalah beasiswa magang “Jakarta Apprentice” bagi mahasiswa Unri. Program ini mencakup pembiayaan penuh, mulai dari tiket perjalanan hingga akomodasi selama menjalani magang di Jakarta.
Selain itu, organisasi juga meluncurkan situs resmi sebagai sarana informasi dan publikasi kegiatan alumni.
Rektor Sri Indarti menyambut positif peran aktif alumni dalam mendukung kemajuan kampus. Menurutnya, kolaborasi antara kampus dan alumni menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi kepada masyarakat.
“Unri terus berkembang, dan peran alumni sangat penting dalam memperkuat jejaring serta membuka peluang bagi mahasiswa,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum IKA Unri Wan Muhammad Hasyim menekankan pentingnya konsolidasi alumni sebagai kekuatan kolektif.
“IKA Unri harus menjadi rumah besar bagi seluruh alumni sekaligus motor penggerak kontribusi nyata bagi kampus dan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, IKA Unri Jabodetabek berharap solidaritas alumni semakin kuat dan mampu memberikan dampak luas, tidak hanya bagi sivitas akademika, tetapi juga masyarakat secara umum.(***)