Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Resmi Beroperasi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:52:35 WIB
Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II./lipo

PEKANBARU, LIPO – Menyambut lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran 2026/1447 Hijriah, PT Angkasa Pura Indonesia resmi membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II.

Posko yang berlokasi di area selasar bandara tersebut akan beroperasi selama 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026. Kehadiran posko ini menjadi pusat koordinasi berbagai instansi untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan serta memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang selama periode mudik.

General Manager Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Achmad, mengatakan posko terpadu ini merupakan bentuk sinergi seluruh pemangku kepentingan bandara dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta kualitas pelayanan bagi pengguna jasa transportasi udara.

“Pengoperasian Posko Terpadu Angkutan Lebaran selama 18 hari ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antarstakeholder bandara dalam mengantisipasi peningkatan pergerakan penumpang dan aktivitas penerbangan selama periode arus mudik Lebaran,” ujar Achmad, Sabtu (14/3/2026).

Menurutnya, dengan adanya posko tersebut diharapkan seluruh proses pelayanan kepada penumpang dapat berjalan optimal sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan udara dengan aman, nyaman, dan lancar.

Achmad menambahkan, seluruh infrastruktur dan fasilitas bandara baik di sisi udara (airside) maupun sisi darat (landside) telah dipastikan dalam kondisi optimal untuk menghadapi lonjakan aktivitas penerbangan.

Selain itu, sejumlah instansi terkait juga turut dilibatkan dalam operasional posko, di antaranya TNI, Polri, Basarnas, AirNav Indonesia, BMKG, Balai Kekarantinaan Kesehatan, serta pihak maskapai penerbangan.

“Dengan dibukanya Posko Terpadu Angkutan Lebaran ini menjadi penanda kesiapan penuh seluruh stakeholder Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dalam melayani perjalanan udara masyarakat selama arus mudik Lebaran. Fokus kami adalah memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan berjalan optimal,” kata Achmad.

Ia berharap melalui sinergi lintas instansi tersebut, pelayanan kepada para pengguna jasa bandara dapat semakin maksimal dan memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi masyarakat yang mudik melalui jalur udara.(***)

Tags

Terkini