Pasca Ricuh Panipahan, Kapolda Riau Turun Langsung dan Sampaikan Permohonan Maaf

Kamis, 16 April 2026 | 19:22:42 WIB
Kapolda Riau Herry Heryawan turun langsung ke Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas/lipo

PEKANBARU,  LIPO— Kapolda Riau Herry Heryawan turun langsung ke Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (16/4/2026), menyusul kericuhan yang sempat terjadi di wilayah pesisir tersebut.

Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah cooling system sekaligus upaya memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Kehadiran Kapolda bersama Danrem 031/Wira Bima Agustatius Sitepu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, serta jajaran pejabat utama Polda Riau, disambut Bupati Rokan Hilir Bistamam, Kapolres Rohil Isa Imam Syahroni, dan unsur Forkopimda serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam dialog terbuka bersama warga, Kapolda secara langsung menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang memicu ketegangan.

“Secara pribadi dan sebagai Kapolda Riau, saya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Panipahan. Kami juga sangat prihatin atas kejadian yang terjadi,” ujar Herry.

Ia mengakui, peristiwa tersebut menjadi bahan evaluasi serius bagi institusi Polri, khususnya dalam merespons harapan masyarakat terkait penanganan narkoba.

Menurutnya, insiden itu tidak lepas dari ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja aparat di lapangan. Karena itu, ia menegaskan komitmen untuk melakukan pembenahan menyeluruh.

“Ini menjadi wake-up call bagi kami agar benar-benar hadir di tengah masyarakat, mendengar, memahami, dan menindaklanjuti setiap persoalan secara nyata,” katanya.

Kapolda juga menyoroti lemahnya komunikasi antara aparat dan masyarakat sebagai salah satu akar masalah. Ia mendorong dibangunnya mekanisme komunikasi yang lebih terbuka melalui forum rutin maupun kanal langsung antara tokoh masyarakat dan aparat.

Sebagai langkah konkret, Polda Riau telah melakukan evaluasi terhadap personel di wilayah Panipahan, termasuk pergantian pejabat serta penempatan anggota baru yang telah melalui proses pemeriksaan ketat.

“Kami pastikan personel yang bertugas bersih dan profesional. Ini komitmen yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Selain itu, Kapolda bersama rombongan turut melakukan pengecekan terhadap personel baru, termasuk tes urine sebagai bentuk transparansi kepada publik.

Tak hanya pendekatan keamanan, Kapolda juga menekankan pentingnya solusi sosial dan ekonomi dalam memberantas narkoba. Salah satunya melalui penyerahan bantuan mesin ketinting kepada nelayan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita tidak bisa hanya fokus pada penindakan. Pemberdayaan ekonomi juga penting agar masyarakat memiliki alternatif yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam rangkaian kegiatan, Kapolda juga mengunjungi Pasar Induk Panipahan untuk memberikan imbauan langsung kepada masyarakat, serta menyambangi Yayasan Perguruan Kartini guna memberikan edukasi kepada pelajar melalui program Sekolah Bersinar (Bersih dari Narkoba).

Kegiatan ditutup dengan pengukuhan Duta Anti Narkoba tingkat kecamatan di kawasan Pekong Imigrasi Panipahan, sekaligus penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat.

Di akhir kunjungannya, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan mengedepankan dialog dalam menyelesaikan persoalan.

“Jangan ada lagi tindakan anarkis. Mari kita selesaikan setiap masalah dengan musyawarah. Kami ingin membangun kembali kepercayaan dan kerja sama demi Panipahan yang aman dan bersih dari narkoba,” pungkasnya.(****)

Tags

Terkini