Riau Bhayangkara Run 2026 Sold Out, 15.080 Pelari Siap Ramaikan Pekanbaru

Ahad, 07 Juni 2026 | 15:30:07 WIB
Ketua Pelaksana Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Pol Daniel Widya Mucharam/lipo

PEKANBARU, LIPO – Antusiasme masyarakat terhadap Riau Bhayangkara Run 2026 kembali mencetak rekor. Hingga penutupan pendaftaran, jumlah peserta yang terdaftar mencapai 15.080 orang, melampaui capaian tahun sebelumnya sebanyak 13.079 pelari.

Lonjakan ini semakin menegaskan posisi Riau Bhayangkara Run sebagai salah satu ajang lari paling diminati di Sumatera, bahkan mulai diperhitungkan di tingkat nasional.

Ketua Pelaksana Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, menyebut tingginya minat peserta menjadi indikator kuat bahwa event ini telah berkembang pesat dan mendapat kepercayaan luas dari masyarakat.

“Pendaftaran resmi kami tutup dengan total 15.080 peserta. Ini pencapaian yang membanggakan dan menunjukkan kepercayaan publik yang terus meningkat terhadap penyelenggaraan event ini,” ujar Daniel, Minggu (7/6/2026).

Peserta tahun ini tidak hanya berasal dari Riau, tetapi juga dari berbagai provinsi di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, hingga Aceh. Bahkan, sejumlah pelari mancanegara juga dipastikan ikut ambil bagian.

Keberagaman tersebut menjadikan Riau Bhayangkara Run lebih dari sekadar ajang olahraga. Event ini telah bertransformasi menjadi magnet sport tourism yang mendorong kunjungan ke Pekanbaru.

Riau Bhayangkara Run 2026 sendiri merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polda Riau. Melalui kegiatan ini, Polri ingin menghadirkan momentum kebersamaan yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami ingin Hari Bhayangkara dirasakan bersama. Event ini menjadi ruang kolaborasi, silaturahmi, sekaligus sarana promosi daerah,” jelas Daniel.

Dari data panitia, kategori 5K umum dan pelajar menjadi yang paling diminati. Disusul kategori 10K serta Half Marathon (21K) nasional. Menariknya, kategori 21K internasional juga akan diikuti pelari dari luar negeri yang siap bersaing dengan atlet nasional.

Menurut Daniel, meningkatnya minat pada kategori jarak menengah hingga jauh menjadi sinyal positif tumbuhnya budaya lari di Indonesia, khususnya di Sumatera.

“Komposisi peserta tahun ini cukup menarik. Tidak hanya kategori rekreasional, tetapi juga banyak pelari yang memilih 10K hingga Half Marathon. Ini menunjukkan kualitas komunitas lari yang terus berkembang,” katanya.

Untuk menjamin kenyamanan peserta, panitia telah melakukan berbagai penyempurnaan. Mulai dari rute yang telah tersertifikasi World Athletics, sistem pencatatan waktu profesional, penambahan water station dan pos kesehatan, hingga pengaturan lalu lintas yang lebih baik.

Mengusung tema “Run With Purpose, Move Forward With Riau”, event ini juga membawa pesan sosial dan lingkungan sejalan dengan program Green Policing Polda Riau.

Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini diharapkan mampu mengajak masyarakat menerapkan gaya hidup sehat, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami berharap para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman berlari yang berkesan, tetapi juga membawa cerita positif tentang Riau ke daerah masing-masing,” tutup Daniel.

Riau Bhayangkara Run 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026 di Pekanbaru, dengan target menghadirkan event yang aman, nyaman, dan berkelas bagi seluruh peserta.(***)

Tags

Terkini