Pramudya Dwi Trenady Bertahan, PSPS Pekanbaru Bangun Fondasi Kuat Sambut Liga 2 2026/2027

Senin, 06 Juli 2026 | 17:33:15 WIB
Salah satu pemain yang dipastikan tetap berseragam PSPS adalah bek tengah muda Pramudya Dwi Trenady/lipo

PEKANBARU, LIPO – PSPS Pekanbaru terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Di tengah proses pembentukan skuad, manajemen Askar Bertuah tak hanya fokus memburu pemain baru, tetapi juga mempertahankan talenta muda yang dinilai memiliki prospek besar untuk menjadi tulang punggung tim.

Salah satu pemain yang dipastikan tetap berseragam PSPS adalah bek tengah muda Pramudya Dwi Trenady. Pemain berusia 21 tahun itu resmi dipertahankan dan menjadi pemain keenam dari skuad musim lalu yang mendapat kepercayaan melanjutkan perjuangannya bersama tim kebanggaan masyarakat Riau tersebut.

Kepastian bertahannya Pramudya diumumkan melalui akun media sosial resmi PSPS Pekanbaru. Keputusan ini sekaligus menegaskan komitmen manajemen untuk membangun tim yang kompetitif, tidak hanya untuk musim ini tetapi juga dalam jangka panjang.

Pramudya dinilai memiliki potensi besar sebagai bek tengah modern. Dengan tinggi badan 179 sentimeter, ia dikenal memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik, tampil tenang saat mengawal lini belakang, serta mampu mengombinasikan kekuatan fisik dan kecerdasan dalam bertahan.

Kepercayaan yang diberikan kepada Pramudya juga sejalan dengan arah pembangunan tim di bawah pelatih kepala Akhyar Ilyas. Mantan pelatih Persiraja Banda Aceh itu dipercaya meramu komposisi skuad yang memadukan pengalaman pemain senior dengan semangat dan potensi para pemain muda.

Sebelum Pramudya, lima pemain lain lebih dulu dipastikan bertahan, yakni Antonio Gamaroni, Vieri Donny, Ilham Fathoni, Ilham Syafri, dan Misbakus Solikin. Keenam pemain tersebut menjadi fondasi awal yang akan dipersiapkan menghadapi ketatnya persaingan Liga 2 musim ini.

Meski demikian, proses pembentukan tim belum selesai. Manajemen PSPS masih terus bergerak mencari tambahan amunisi di berbagai lini guna memperkuat skuad sebelum kompetisi dimulai.

Di sisi lain, antusiasme para pendukung Askar Bertuah juga terus meningkat. Suporter setia berharap kehadiran pemain-pemain baru, dipadukan dengan kerangka tim yang telah dipertahankan, mampu membawa PSPS kembali bersaing di jalur promosi menuju Liga 1.

Rencananya, PSPS Pekanbaru akan menggelar latihan perdana pada pertengahan Juli 2026 sebagai awal persiapan pramusim. Agenda tersebut juga akan dimanfaatkan tim pelatih untuk melakukan seleksi sekaligus memantapkan komposisi skuad.

Sementara itu, jadwal resmi Liga 2 musim 2026/2027 masih menunggu penetapan operator kompetisi. Meski begitu, kompetisi diperkirakan mulai bergulir pada akhir Agustus hingga awal September 2026.

Pada musim ini, PSPS Pekanbaru kembali tergabung di Grup Barat yang dihuni sejumlah tim kuat. Persaingan diprediksi semakin berat dengan hadirnya dua tim yang baru terdegradasi dari Liga 1, yakni PSIS Semarang dan Semen Padang FC.

Selain kedua klub tersebut, Askar Bertuah juga akan menghadapi Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Sumsel United, FC Bekasi City, PSGC Cimahi, Persikad Depok, dan Persiku Kudus.

Dengan komposisi peserta tersebut, Grup Barat diprediksi menjadi grup paling kompetitif di Liga 2 musim ini. Seluruh tim dipastikan mengusung ambisi besar untuk merebut tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Tantangan PSPS semakin berat karena kompetisi masih menggunakan format triple round robin, sehingga setiap tim akan saling berhadapan sebanyak tiga kali di fase grup. Kondisi itu membuat konsistensi menjadi faktor penting bagi setiap kontestan.

Bagi PSPS Pekanbaru, musim ini menjadi momentum untuk kembali membuktikan kapasitas sebagai salah satu klub besar di Sumatera. Dukungan penuh suporter serta persiapan matang diharapkan mampu mengantarkan Askar Bertuah bersaing di papan atas dan mewujudkan target kembali ke Liga 1.(***)

Tags

Terkini