PEKANBARU, LIPO - Di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Provinsi Riau tetap menjadikan perbaikan infrastruktur jalan sebagai prioritas. Bukti nyatanya, Pemprov Riau melalui Dinas PUPR-PKPP mulai melakukan perbaikan fungsional pada ruas Jalan Lintas Petapahan-Gelombang di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Kamis (9/7/2026).
Perbaikan ini merupakan respons cepat atas keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak parah dan berlubang. Ruas jalan tersebut diketahui menjadi jalur vital pengangkut CPO dan sawit warga.
Perbaikan di lapangan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau melalui Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (UPTJJ) Wilayah V.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTJJ Wilayah V, Basharuddin, mengatakan penanganan ini merupakan tindak lanjut langsung arahan pimpinan.
"Perbaikan fungsional pada ruas Jalan Lintas Petapahan-Gelombang ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Plt Gubernur Riau. Beliau menginstruksikan kepada seluruh jajaran UPT untuk memastikan kondisi infrastruktur jalan tetap terjaga demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat luas," kata Basharuddin, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko kecelakaan serta menjamin kelancaran arus transportasi barang dan manusia di kawasan tersebut.
Basharuddin menjelaskan, Jalan Lintas Petapahan-Gelombang memiliki mobilitas sangat tinggi. Setiap hari dilintasi kendaraan bertonase besar seperti truk material, truk Crude Palm Oil (CPO), hingga truk pengangkut buah kelapa sawit hasil perkebunan warga.
Karena beban berat itulah ruas jalan ini rawan rusak dan berlubang. Jika tidak segera ditangani dikhawatirkan mengganggu distribusi hasil perkebunan sekaligus membahayakan pengguna jalan.
Untuk efektivitas, UPTJJ Wilayah V menerapkan skema penanganan secara bertahap. Prioritas diberikan pada titik-titik dengan kerusakan paling parah.
"Kami memilih fokus mengerjakan secara bertahap pada titik-titik yang menjadi prioritas utama di lapangan. Tujuannya sangat jelas, yaitu untuk meningkatkan aspek keselamatan, keamanan, serta kenyamanan bagi seluruh elemen masyarakat yang melintas di ruas jalan lintas ini," pungkas Basharuddin.
Ia menambahkan, pendekatan bertahap juga bagian dari strategi teknis menjaga kualitas struktur jalan. Dengan pengerjaan yang presisi, hasil pengaspalan atau penambalan diharapkan lebih kokoh, tahan lama, dan memberi manfaat jangka panjang.
Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, sebelumnya menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi perekonomian daerah akan tetap jadi prioritas utama Pemprov Riau.
Komitmen ini diharapkan dapat menjaga konektivitas antar wilayah di Riau tetap berjalan lancar, terutama untuk mendukung sektor perkebunan dan logistik masyarakat Kampar.*****