PEKANBARU, LIPO - Wakil Ketua DPRD Riau, Ahmad Tarmizi, mendorong Pemerintah Provinsi Riau untuk meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya yang bertugas mengelola dan menghimpun pendapatan daerah, guna mengoptimalkan penerimaan pendapatan asli daerah (PAD).
Menurut Tarmizi, peningkatan pendapatan daerah harus diawali dengan evaluasi terhadap pola kerja OPD agar potensi penerimaan daerah dapat digali secara maksimal.
"Untuk peningkatan dan optimalisasi pendapatan daerah, kita perlu mengevaluasi cara kerja dan meningkatkan kinerja OPD, terutama yang menangani pendapatan daerah," kata Tarmizi, Rabu 15 Juni 2026.
Ia menilai setiap OPD memiliki mekanisme kerja yang telah diatur. Oleh karena itu, langkah-langkah pengawasan di lapangan harus tetap dilakukan sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku.
Menanggapi usulan agar petugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) turun langsung ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk mengawasi potensi penerimaan pajak, Tarmizi mengatakan hal tersebut harus disesuaikan dengan mekanisme kerja instansi terkait.
"Kalau itu ya sesuai mekanisme kerjanya. Yang penting mereka bekerja sesuai tugas dan mekanismenya. Kalau harus langsung turun, saya tidak tahu apakah itu memang sesuai dengan cara kerja mereka, tetapi yang jelas pengawasannya harus lebih ditingkatkan," ujarnya.
Menurut politisi PKS ini, di tengah kondisi fiskal yang penuh tantangan, seluruh OPD dituntut bekerja lebih maksimal agar target pendapatan daerah dapat tercapai.
"Mau tidak mau, dalam kondisi seperti ini semuanya harus meningkatkan kinerja. Upaya menggali potensi pendapatan daerah harus dilakukan lebih optimal," tegasnya.*****