Ekonomi Riau Tumbuh 4,75 Persen pada Triwulan II-2026, PDRB Capai Rp340,34 Triliun

Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:20:52 WIB
Ilustrasi/F: int

PEKANBARU, LIPO - Perekonomian Provinsi Riau pada triwulan II-2026 menunjukkan kinerja yang positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp340,34 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp154,55 triliun.

Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, mengatakan bahwa ekonomi Riau pada triwulan II-2026 tumbuh 4,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/y-on-y). Pertumbuhan tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi daerah yang terus membaik di berbagai sektor.

"Secara tahunan, ekonomi Riau pada triwulan II-2026 tumbuh 4,75 persen dibandingkan triwulan II-2025," ujar Asep Riyadi, Kamis 6 Agustus 2026.

Dari sisi lapangan usaha katanya, pertumbuhan tertinggi secara tahunan terjadi pada sektor Jasa Perusahaan yang meningkat 15,80 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Impor Luar Negeri mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 60,17 persen.

Jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter/q-to-q), ekonomi Riau juga mengalami peningkatan sebesar 1,38 persen. Dari sisi produksi, sektor Transportasi dan Pergudangan menjadi penyumbang pertumbuhan tertinggi dengan kenaikan 22,27 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) tumbuh 6,03 persen, menjadi komponen dengan pertumbuhan tertinggi.

"Secara kumulatif, ekonomi Riau pada semester I-2026 tumbuh 4,82 persen dibandingkan semester I-2025 (cumulative-to-cumulative/c-to-c). Dari sisi lapangan usaha, Jasa Lainnya mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 13,64 persen, sedangkan dari sisi pengeluaran, Impor Luar Negeri kembali menjadi komponen dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 63,43 persen," terangnya.

BPS juga mencatat bahwa ekonomi Riau tanpa sektor minyak dan gas bumi (migas) tumbuh 5,70 persen secara tahunan pada triwulan II-2026. Capaian ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada triwulan II-2025 yang sebesar 5,06 persen, menunjukkan semakin kuatnya kontribusi sektor nonmigas terhadap perekonomian daerah.

Secara spasial, Provinsi Riau memberikan kontribusi sebesar 5,25 persen terhadap perekonomian nasional pada triwulan II-2026. Dengan capaian tersebut, Riau menempati posisi sebagai provinsi dengan PDRB terbesar keenam di Indonesia serta terbesar kedua di luar Pulau Jawa.****”

 

Terkini