DPRD Riau Soroti Kinerja KONI, Robin Hutagalung: Bonus Atlet Jangan Sampai Berujung Demo

Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:41:58 WIB
Robin P. Hutagalung/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Sekretaris Komisi V DPRD Riau, Robin Hutagalung, menilai persoalan keterlambatan pembayaran bonus atlet hingga berujung aksi unjuk rasa menunjukkan lemahnya komunikasi dan peran mediasi dari KONI Provinsi Riau.

Menurut Robin, sejak awal KONI seharusnya mampu membangun komunikasi yang baik dengan Dispora Riau sehingga persoalan tersebut tidak berkembang menjadi aksi demonstrasi yang dinilai mencoreng citra pembinaan olahraga di daerah.

"Seharusnya sejak awal KONI bisa berkomunikasi dengan Dispora Riau, sehingga tidak perlu terjadi aksi unjuk rasa seperti ini. Kondisi seperti ini tentu tidak baik dipandang masyarakat," ujarnya, Kamis 5 Agustus 2026.

Robin mengatakan, KONI memiliki tanggung jawab untuk menjadi jembatan antara atlet dan pemerintah. Selain memberikan penjelasan kepada atlet terkait perkembangan persoalan bonus, KONI juga harus aktif menyampaikan kondisi dan langkah-langkah penyelesaian kepada Dispora.

"KONI harus bisa menjelaskan kepada atlet bagaimana kondisinya, sekaligus menjembatani komunikasi dengan Dispora. Apa permasalahannya dan bagaimana upaya penyelesaiannya. Jangan membiarkan atlet sampai turun melakukan aksi unjuk rasa," katanya.

Ia menilai, tersumbatnya komunikasi menjadi salah satu penyebab munculnya ketidakpuasan para atlet. Karena itu, Robin berharap KONI lebih proaktif dalam memperjuangkan hak-hak atlet.

"Ini menjadi bagian dari tanggung jawab KONI dalam mengupayakan agar hak-hak atlet dapat diselesaikan. Yang saya lihat, komunikasi ini tidak berjalan dengan baik," ungkapnya.

Terkait kemungkinan keterlambatan bonus disebabkan kondisi keuangan daerah, Robin menegaskan hal tersebut sebaiknya dijelaskan secara terbuka oleh KONI kepada publik dan para atlet.

"Kalau memang alasannya karena kondisi keuangan, biarlah KONI yang menjelaskan. Selama ini kan tidak ada penjelasan yang disampaikan. Kita harapkan KONI bisa menjelaskan apa saja upaya yang telah dilakukan kepada Dispora sehingga persoalan ini bisa segera diselesaikan," katanya.

Robin juga mengingatkan bahwa apabila KONI tidak mampu menjalankan fungsi sebagai penghubung antara atlet dan pemerintah, maka keberadaan organisasi tersebut patut dipertanyakan.

"Saya melihat KONI belum mampu menjembatani persoalan ini dan mengurus kepentingan atlet. Kalau atlet sudah harus turun berunjuk rasa untuk memperjuangkan haknya, lalu untuk apa fungsi KONI itu?" tanya Robin. *****

 

Terkini