Harga Ayam di Pekanbaru Tembus Rp36 Ribu/Kg, Pemko Panggil Produsen dan Vendor

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:43:57 WIB
Ingot Ahmad Hutasuhut/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Harga daging ayam di pasar-pasar tradisional Kota Pekanbaru tembus Rp36.000 per kilogram. Kenaikan ini langsung menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

Hal tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang dipimpin Sekdako Pekanbaru Zulhelmi Arifin di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik (MPP) DPM-PTSP, Selasa (18/8/2026).

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, secara umum inflasi Pekanbaru masih stabil dan terkendali sesuai sasaran.

"Hanya ada beberapa komoditi yang jadi perhatian kita, seperti daging ayam. Dalam konteks nilainya merangkak naik," ujar Ingot usai rakor.

Meski begitu, harga Rp36.000/kg tersebut masih berada di bawah Harga Acuan Konsumen yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp38.000 - Rp45.000/kg.

Agar harga tidak terus naik, Pemko akan memanggil seluruh mata rantai perdagangan daging ayam. Mulai dari produsen di sektor hulu hingga pedagang di pasar.

"Tadi kita panggil pelaku-pelakunya, tapi belum lengkap. Ada produsen, ada vendornya. Itu yang mau kita panggil juga. Kita mau tahu struktur harganya, supaya bisa ditekan agar tidak ada kenaikan," jelas Ingot.

Pemanggilan terhadap vendor dan supplier daging ayam ke pasar tradisional dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

"Insyaallah besok kami akan mengundang pihak-pihak yang bergerak antara produsen dan pengecer daging ayam ini," pungkasnya.

Pemko berharap, dengan keterlibatan semua pihak, harga bahan pokok di Pekanbaru tetap stabil dan terjangkau masyarakat.*****

 

Terkini