Asap Karhutla Pekat di Pelalawan, Pemprov Riau Siapkan 18 Ribu Masker dan Masker Oksigen

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:16:54 WIB
Ilustrasi/F: int

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan meminta bantuan 18 ribu pcs masker kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Permintaan itu diajukan menyusul memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kerumutan.

"Pelalawan meminta 18 ribu masker. Saat ini permintaannya sedang kami siapkan untuk dikirim ke sana," kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Riau, Zulkifli, Jumat (21/8/2026).

Selain masker biasa, Pemkab Pelalawan juga mengajukan kebutuhan masker oksigen. Bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan ke posko-posko penanggulangan melalui pemerintah setempat.

Memburuknya kualitas udara di Pelalawan dipicu asap dari karhutla di Kecamatan Kerumutan. Titik api berada di kawasan tanah bergambut dengan vegetasi hutan yang masih rapat, sehingga asap yang ditimbulkan cukup pekat.

Zulkifli mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar mengurangi aktivitas di luar ruangan.

"Untuk masyarakat, kami menghimbau agar mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya di daerah yang terdampak karhutla. Kalau memang terpaksa harus keluar, gunakan masker," tegasnya.

Ia menambahkan, penggunaan masker penting untuk mengurangi paparan partikel dan polutan akibat asap karhutla, terutama saat kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.

Di sisi lain, Pemkab Pelalawan sudah mengambil langkah perlindungan bagi pelajar dan tenaga pendidik. 

Melalui Dinas Pendidikan setempat, seluruh pelajar dan guru diwajibkan menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah. Aktivitas di luar ruangan juga dibatasi untuk mengurangi paparan asap.*****

 

 

 

Terkini