Antisipasi Dampak Asap Karhutla, Pemko Pekanbaru Pastikan Stok Obat dan Puskesmas Siaga

Senin, 07 September 2026 | 20:19:23 WIB
Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin didampingi jajaran berdialog dengan perwakilan pedagang Pasar Teratai

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat langkah antisipasi menyikapi memburuknya kualitas udara akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Selain membagikan masker gratis kepada warga, Pemko memastikan ketersediaan obat-obatan dan layanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan milik pemerintah.

Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara belum membaik.

"Kalau memang harus keluar rumah, kami sarankan menggunakan masker," kata Zulhelmi Arifin, Senin (7/9/2026).

Pemko Pekanbaru mendistribusikan masker di sejumlah titik dengan mobilitas warga tinggi. Mulai dari kawasan permukiman, pusat keramaian, hingga persimpangan jalan dengan arus lalu lintas padat.

Meski demikian, Sekda mengakui pembagian masker belum bisa menjangkau seluruh warga. Karena itu, ia minta masyarakat tetap menerapkan perlindungan mandiri saat beraktivitas di luar rumah.

"Tentu tidak semuanya bisa terlayani dan terbagi. Karena itu, kami menghimbau agar warga yang keluar rumah menggunakan masker," ujar pria yang akrab disapa Ami ini.

Tak hanya fokus pada pencegahan, Pemko juga menyiagakan layanan kesehatan bagi warga yang terdampak kabut asap.

Masyarakat yang mengalami keluhan seperti sesak napas, iritasi mata, batuk, hingga gangguan ISPA diminta segera mendatangi puskesmas terdekat.

"Kami telah memastikan ketersediaan obat-obatan untuk menangani berbagai keluhan kesehatan yang berkaitan dengan kondisi udara. Kalau ada keluhan kesehatan, silahkan datang ke puskesmas," ungkap Ami.

Jika membutuhkan penanganan lebih lanjut, Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru telah disiapkan sebagai rumah sakit rujukan.

Pemko menegaskan telah menyiapkan skenario lanjutan jika kondisi kabut asap semakin memburuk. Namun, pemerintah berharap kualitas udara segera membaik.

"Semuanya sekarang sudah siap. Kami sudah mempersiapkan langkah-langkah jika kondisi ini semakin serius. Namun, kami berharap itu tidak terjadi," pungkasnya.*****

 

 

 

 

Terkini