BPBD Pekanbaru Padamkan Karhutla di Jalan Manunggal, Lahan Terbakar Capai 109 Hektare

Rabu, 16 September 2026 | 16:15:07 WIB
Plt Kepala BPBD Kota Pekanbaru, Martin Manoluk mengecek lahan terbakar

PEKANBARU, LIPO - BPBD Kota Pekanbaru terus menggelar patroli dan penanganan karhutla untuk mencegah api meluas. Meski kondisi di Pekanbaru terkendali, kabut asap masih menyelimuti kota akibat kiriman dari luar daerah.

Plt Kalaksa BPBD Kota Pekanbaru Martin Manouluk mengatakan tim langsung bergerak saat ditemukan lahan terbakar di Jalan Manunggal, Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani.

"Kita ambil langkah antisipasi untuk mencegah kebakaran lahan meluas ke lahan lainnya," kata Martin, Rabu (16/9/2026).

Pemadaman dilakukan hingga api benar-benar padam, dilanjutkan pendinginan untuk mencegah titik api muncul kembali.

"Kami memastikan lahan yang terbakar sudah padam, tim juga sudah melakukan upaya pendinginan di lokasi," terangnya.

Patroli ditingkatkan sesuai arahan Wali Kota Pekanbaru untuk mendeteksi potensi titik api baru.

"Untuk titik kebakaran lahan baru yang mengkhawatirkan masih belum ada, tapi kita tetap menggelar patroli," ucapnya.

Martin menegaskan secara keseluruhan kondisi karhutla di Pekanbaru masih terkendali, dengan pemantauan di kawasan rawan.

"Secara keseluruhan kondisi kebakaran lahan masih terkendali," jelasnya.

Terkait kabut asap, ia menyebut sumbernya bukan hanya dari Pekanbaru.

"Namun ada juga asap kebakaran lahan dari provinsi di luar Riau, sehingga kabut asap masih menyelimuti kota," ulasnya.

Tercatat total 109 hektare lahan terbakar di Pekanbaru, meningkat pada Agustus 2026. Sebagian besar merupakan lahan gambut milik masyarakat sehingga pemadaman butuh waktu lebih lama.

"Kebanyakan kebun dan lahan milik masyarakat. Paling luas lahan yang kita lakukan upaya pemadaman mencapai enam hektar," pungkasnya.*****

 

Terkini