Air Bersih di Rumbai Mati Usai Pipa Ditertibkan, Pemko Pekanbaru Desak Tirta Siak Beri Kompensasi

Jumat, 25 September 2026 | 21:11:21 WIB
Ingot Ahmad Hutasuhut/F: ist

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendesak Perumda Tirta Siak memberikan kompensasi kepada pelanggan yang terdampak gangguan layanan air bersih. Desakan ini muncul karena krisis air masih terjadi di sejumlah wilayah, terutama di Rumbai.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut, mengakui pelayanan Perumda Tirta Siak memang belum optimal. Saat ini BUMD tersebut masih dalam tahap pemulihan usai pembenahan di sejumlah sektor.

"Kita akan tuntaskan persoalan yang ada secara bertahap dan tentu ada kepastian," kata Ingot, Jumat (25/9/2026).

Ia menegaskan, dinamika persoalan jaringan dan kerja sama tidak boleh menjadi alasan pelayanan ke pelanggan berhenti.

Salah satu krisis paling disorot adalah di kawasan Rumbai. Sebelumnya, Rumbai mendapat suplai dari zona 2. Namun suplai terputus setelah adanya kebijakan Gubernur Riau kala itu yang melakukan pembersihan jaringan di Jembatan Leighton I.

"Namun atas kebijakan Gubernur Riau kala itu, berlangsung pembersihan jaringan di Jembatan Leighton 1, termasuk penertiban jaringan pipa perumda," ujar Ingot.

Akibat penertiban itu, Perumda Tirta Siak tak lagi bisa menyuplai air ke Rumbai seperti sebelumnya. Pemko kini mendorong solusi alternatif dengan mengembangkan jaringan perpipaan dari Danau Kayangan.

"Kita bisa maksimalkan dan kembangkan untuk kebutuhan warga dan pelanggan di Rumbai," paparnya.

Tak hanya Rumbai, gangguan juga terjadi di Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Senapelan dan Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya.

Untuk Simpang Tiga, pengelolaan jaringan berada di bawah PT Tirta Riau. Sementara di Senapelan, gangguannya disebabkan penertiban sambungan ilegal dan jaringan lama yang sudah rusak dan bocor.

"Sedangkan di Senapelan karena saat ini sedang penertiban terhadap sambungan jaringan ilegal dan jaringan lama yang sudah rusak, sehingga ada kebocoran," ulasnya.

Ingot menyebut perbaikan pipa di Senapelan tengah berjalan dan meminta pelanggan bersabar.

"Kami memohon agar bersabar, secepatnya perumda bakal menuntaskan persoalan ini," ungkapnya.

Selain percepatan perbaikan, Pemko meminta Perumda mempertimbangkan kompensasi sesuai kondisi di lapangan.

"Yang jelas perumda terus meningkatkan kinerja bagi masyarakat dan pelanggan, kita dorong masyarakat bisa menyuplai air bersih," pungkasnya.*****

 

Terkini