Polda Riau Sikat THM Pekanbaru, Dua Pengunjung Positif Narkoba

Rabu, 30 September 2026 | 12:56:33 WIB
Ditresnarkoba Polda Riau kembali menggencarkan razia tempat hiburan malam/ist

PEKANBARU, LIPO – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau kembali menggencarkan razia tempat hiburan malam (THM) melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD), Selasa (29/9/2026) malam. Dari operasi yang menyasar 12 lokasi, dua pengunjung terdeteksi positif narkotika jenis ekstasi.

Razia dipimpin langsung Wadirresnarkoba Polda Riau, AKBP Edi Munawar, dengan melibatkan 116 personel gabungan dari unsur Ditresnarkoba, Intelkam, Propam, Samapta, Brimob, Dokkes hingga Humas. Petugas dibagi dalam tiga tim untuk menyisir sejumlah titik di Kota Pekanbaru.

Tim pertama bergerak di wilayah Sukajadi dan Pekanbaru Kota dengan sasaran C7 KTV, D’Poin, Andrew’s Mart, dan Grand Central KTV. Meski sebagian lokasi terpantau tidak terlalu ramai, petugas tetap melakukan pemeriksaan intensif. Hasilnya, dua pengunjung di Andrew’s Mart dinyatakan positif narkotika.

Sementara itu, tim kedua menyasar kawasan Lima Puluh dan Senapelan dengan mendatangi Dragon KTV, Paragon KTV, MP Club, serta Furaya KTV. Selain pengunjung, pemeriksaan juga menyasar pemandu lagu (LC). Namun, dari hasil tes urine, tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba.

Tim ketiga bergerak ke wilayah Sukajadi dan Payung Sekaki dengan menyisir RP Club, Live House, Gen Z, dan Empire KTV. Selain tes urine, petugas juga menggeledah barang bawaan pengunjung. Hasilnya, tidak ditemukan narkotika maupun barang mencurigakan.

AKBP Edi Munawar mengungkapkan, dari total 57 orang yang menjalani tes urine, dua di antaranya dinyatakan positif ekstasi. Berdasarkan pemeriksaan awal, keduanya—seorang pria dan wanita—diduga telah mengonsumsi narkotika beberapa hari sebelum mendatangi lokasi hiburan.

“Pengakuan yang bersangkutan, mereka menggunakan ekstasi sebelumnya, bukan di tempat hiburan yang kami razia,” ujar Edi.

Meski hasil tes urine menunjukkan positif, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika saat pemeriksaan di lokasi. Keduanya kini masih menjalani proses pemeriksaan lanjutan sesuai prosedur.

Edi menegaskan, razia THM akan terus digelar sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini peredaran narkotika, khususnya di tempat-tempat hiburan malam.

“Kami ingin memastikan THM tidak menjadi tempat transaksi maupun penyalahgunaan narkotika, baik sabu maupun ekstasi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pengunjung dan pengelola tempat hiburan untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

“Kami minta pengunjung tidak menggunakan narkoba dalam bentuk apa pun. Pengelola juga harus aktif mengawasi agar tidak ada peredaran di tempat usahanya,” pungkasnya.(***)

Tags

Terkini