Riau Masih Diselimuti Asap Pekat, Warga Diminta Waspada Gangguan Pernapasan

Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:36:19 WIB
Ilustrasi/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO – Kabut asap masih menyelimuti langit Riau, Kamis (1/10/2026). Udara yang kabur membuat jarak pandang menurun dan dikhawatirkan mengganggu aktivitas serta kesehatan warga sejak pagi hingga dini hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru memprakirakan kondisi udara kabur akibat asap akan bertahan sepanjang hari. Pada pagi hari, cuaca diprediksi kabur hingga cerah berawan, namun kekaburan udara masih berpotensi terjadi pada siang, sore, malam, hingga dini hari.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Anggun R, mengatakan hujan ringan hingga sedang memang diprakirakan turun di hampir sebagian besar wilayah Riau pada siang hingga sore hari. Namun hujan tersebut belum cukup untuk membersihkan pekatnya asap.

"Selain potensi kabut asap, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi hampir di sebagian besar wilayah Riau pada siang hingga sore hari," ujarnya.

Pada malam hari, hujan diprediksi mengguyur Kuantan Singingi, Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Bengkalis, dan Kota Pekanbaru. Sementara dini hari nanti, hujan lokal berpotensi turun di Rokan Hilir, Dumai, dan Indragiri Hilir.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di Rokan Hilir, Siak, Bengkalis, Rokan Hulu, Dumai, dan Pekanbaru pada siang hingga malam hari.

Dari pantauan satelit, terdapat 11 titik panas (hotspot) yang tersebar di Riau, dengan tujuh titik di Indragiri Hulu sebagai yang terbanyak. Sisanya masing-masing satu titik di Siak, Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Indragiri Hilir.

Meski jumlahnya jauh di bawah Sumatera Selatan yang mencapai 2.589 titik, keberadaan hotspot di Riau cukup untuk membuat udara tetap berasap. Secara keseluruhan, Pulau Sumatera terpantau memiliki 3.452 hotspot.

Suhu udara di Riau hari ini berkisar 23-33 derajat Celsius dengan kelembapan 50-98 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat dengan kecepatan 10-40 km/jam, yang berpotensi membawa asap dari wilayah kebakaran ke daerah lain.****

 

Terkini